Home » Mom & Kids » Perawatan Bayi & Anak » Penyebab dan Cara Mengobati Biang Keringat Anak

Penyebab dan Cara Mengobati Biang Keringat Anak

biang keringat pada anak

Biang keringat adalah salah satu masalah kulit yang sering dialami anak-anak, terutama di negara tropis seperti Indonesia. Walaupun tidak berbahaya, biang keringat pada anak dapat membuat mereka merasa tidak nyaman karena kulit terasa gatal dan kasar. Artikel ini akan membahas penyebab biang keringat pada anak, cara mencegah, dan cara mengobati biang keringat. Yuk, simak informasi lengkapnya di bawah ini!

Penyebab Biang Keringat pada Anak

Biang keringat atau yang dikenal juga dengan istilah miliaria, terjadi ketika saluran keringat tersumbat dan menyebabkan keringat tertahan di bawah kulit. Berikut beberapa faktor yang menjadi penyebab biang keringat pada anak:

Cuaca Panas dan Lembap

Anak-anak sangat rentan terhadap biang keringat saat cuaca panas dan lembap. Ketika suhu udara meningkat, tubuh anak akan menghasilkan lebih banyak keringat sebagai mekanisme untuk mendinginkan diri. Tetapi, keringat yang berlebih ini bisa menyebabkan pori-pori kulit tersumbat jika tidak dapat menguap dengan baik.

Akibatnya, keringat yang tertahan di bawah kulit menyebabkan munculnya ruam-ruam kecil yang terasa gatal. Ini alasan mengapa biang keringat sering muncul pada anak-anak saat musim panas atau di daerah dengan kelembapan tinggi.

Banyak Aktivitas Fisik

Bermain dan berlari adalah aktivitas favorit anak-anak. Banyak beraktivitas fisik bisa membuat anak berkeringat lebih banyak dan menjadi penyebab biang keringat. Ketika anak aktif bergerak, tubuhnya akan memproduksi keringat lebih banyak sebagai respon untuk menurunkan suhu tubuh.

Keringat yang tidak dapat keluar dengan baik karena tersumbat, maka akan terjadi biang keringat. Keringat yang berlebihan juga dapat menyebabkan iritasi pada kulit, membuat kondisi biang keringat semakin parah.

Pakaian Tidak Menyerap Keringat

Pakaian anak yang terbuat dari bahan sintetis atau terlalu tebal dapat menghambat sirkulasi udara dan penyerapan keringat, ini dapat menyebabkan biang keringat. Pakaian yang tidak menyerap keringat dengan baik akan membuat biang keringat berkembang. Bahan sintetis cenderung kurang bernapas dibandingkan bahan alami seperti katun, sehingga tidak dapat menjaga kulit anak tetap kering dan nyaman.

Kulit Sensitif

Anak-anak dengan kulit sensitif berpeluang lebih besar mengalami biang keringat, terutama bila mereka sudah memiliki riwayat masalah kulit lainnya. Kulit sensitif cenderung lebih mudah iritasi dan reaktif terhadap kondisi lingkungan yang ekstrem, seperti panas dan kelembapan tinggi. Anak-anak dengan kondisi kulit seperti eksim atau dermatitis atopik mungkin memiliki kulit yang lebih rentan terhadap penyumbatan pori-pori.

Tidak Menjaga Kebersihan

Kondisi tubuh yang kurang bersih juga bisa menjadi faktor penyebab biang keringat. Keringat dan kotoran yang menumpuk di kulit dapat menyumbat pori-pori dan memicu biang keringat. Anak-anak yang aktif bermain di luar ruangan sering kali terpapar debu dan kotoran yang dapat menempel di kulit mereka. Jika tidak dibersihkan dengan baik, kotoran ini dapat menghambat keluarnya keringat.

Cara Mencegah Biang Keringat pada Anak

Berikut beberapa tips untuk mencegah biang keringat pada anak:

Pakaian yang Nyaman dan Menyerap Keringat

Pilih pakaian yang terbuat dari bahan katun yang dapat menyerap keringat dan memudahkan sirkulasi udara. Pakaian yang nyaman dan longgar akan membantu menjaga kulit anak tetap kering dan mengurangi risiko penyumbatan pori-pori. Hindari memakaikan anak pakaian yang terlalu ketat atau berlapis-lapis, terutama saat cuaca panas. Ganti pakaian anak secara teratur, terutama jika mereka berkeringat, untuk menjaga kebersihan kulit mereka.

pakaian nyaman untuk mencegah biang keringat pada anak

Jaga Kebersihan Kulit

Mandikan anak secara teratur, terutama setelah mereka beraktivitas fisik yang membuat anak banyak berkeringat. Gunakan sabun yang lembut dan cocok untuk kulit anak, hindari penggunaan sabun yang mengandung bahan kimia keras yang dapat mengiritasi kulit.

Selain mandi, pastikan untuk mengeringkan kulit anak dengan benar setelah mandi, terutama di area lipatan kulit seperti leher, ketiak, dan selangkangan. 

Hindari Cuaca Terlalu Panas

Saat cuaca sangat panas dan terik matahari, batasi aktivitas anak di luar ruangan. Lebih baik  berada lingkungan yang adem di dalam rumah dengan menggunakan kipas angin atau AC. Pastikan anak tetap terhidrasi dengan baik dengan memberikan cukup minum air putih. Saat berada di luar ruangan, gunakan pelindung seperti topi dan payung untuk melindungi anak dari sinar matahari langsung.

Gunakan Bedak Tabur

Bedak tabur bisa membantu menyerap keringat dan menjaga kulit anak tetap kering. Pastikan memilih bedak yang aman dan tidak menyebabkan iritasi. Oleskan bedak tabur tipis-tipis pada area yang rentan berkeringat, seperti leher, ketiak, dan punggung. Hindari penggunaan bedak berlebihan yang bisa menyebabkan pori-pori tersumbat. Perhatikan juga reaksi kulit anak terhadap bedak yang digunakan, bila muncul iritasi atau ruam segera konsultasikan dengan dokter.

Banyak Minum Air

Pastikan anak cukup minum air untuk menjaga tubuhnya tetap terhidrasi. Ini juga membantu mengurangi produksi keringat yang berlebihan. Selain air putih, Anda bisa memberikan anak jus buah segar atau air kelapa yang juga baik untuk menjaga hidrasi tubuh. Hindari minuman berkafein atau banyak gula yang dapat meningkatkan produksi keringat.

Cara Mengobati Biang Keringat pada Anak

Jika anak sudah terlanjur mengalami biang keringat, berikut beberapa langkah yang bisa kamu lakukan:

Teratur Bersihkan Kulit

Mandikan anak dua kali sehari untuk membantu mendinginkan kulit dan membersihkan keringat dan kotoran yang menumpuk dari luar rumah. Hindari penggunaan air panas bila kulit anak iritasi karena bisa memperparah.

Gunakan sabun yang lembut dan hypoallergenic untuk membersihkan kulit tanpa menyebabkan iritasi. Setelah mandi, keringkan kulit anak menggunakan handuk bersih dan lembut.

cara mengobati biang keringat pada anak

Gunakan Lotion atau Krim Mengandung Kalamin

Kalamin bisa membantu meredakan gatal dan iritasi pada kulit yang terkena biang keringat. Oleskan secara tipis merata pada area iritasi. Selain kalamin, kamu juga bisa menggunakan krim atau lotion yang mengandung bahan alami seperti aloe vera yang dapat menenangkan kulit.

Pakaian yang Longgar

Biarkan kulit anak bernapas dengan memakaikan pakaian yang longgar dan terbuat dari bahan yang menyerap keringat. Hindari pakaian yang terlalu ketat atau berbahan sintetis yang bisa membuat kulit lebih mudah berkeringat. Pakaian yang longgar membantu sirkulasi udara lebih baik, sehingga kulit anak tetap kering dan nyaman.

Hindari Krim atau Salep Berminyak

Krim atau salep yang berminyak bisa menyumbat pori-pori sehingga memperparah biang keringat. Pilih produk perawatan kulit yang ringan dan tidak menyumbat pori-pori. Krim atau salep yang berminyak cenderung menghalangi keluarnya keringat. Pastikan untuk membaca label dan memilih produk yang sesuai untuk kulit anak. 

Konsultasi ke Dokter

Bila biang keringat tidak kunjung sembuh atau semakin parah, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat. Dokter mungkin akan meresepkan obat atau krim khusus yang lebih efektif dalam mengobati biang keringat. Dokter juga dapat memberikan saran mengenai langkah-langkah pencegahan yang lebih sesuai dengan kondisi kulit anak. 

Kesimpulan

Biang keringat pada anak memang membuat tidak nyaman, sebagai orang tua tentu sekarang kamu sudah memahami bagaimana cara pencegahan dan pengobatannya. Obati biang keringat dengan bedak khusus biang keringat yang tersedia di aplikasi Alfagift. Belanja jadi lebih mudah dan hemat karena ada banyak promo setiap harinya. Yuk, download aplikasi Alfagift sekarang untuk rasakan berbagai keuntungannya!