Diapers adalah salah satu jenis perlengkapan bayi yang mungkin Moms butuhkan oleh sebagian besar orang tua. Diapers berfungsi untuk menampung urine dan feses agar tidak mengotori pakaian serta lingkungan sekitar, apalagi ketika sedang bepergian.
Ketika memilih diapers, Moms perlu memperhatikan jenis yang cocok dan nyaman digunakan oleh si kecil. Selain itu, perlu juga memahami waktu yang tepat untuk mengganti diapers agar si kecil tetap nyaman beraktivitas. Kalau masih bingung, simak artikel ini sampai habis ya, Moms!
Pengertian Diapers
Diapers adalah pakaian sekali pakai atau kain yang dirancang untuk menyerap serta menampung urine dan feses bagi bayi yang belum terlatih ke toilet. Popok tersedia dalam berbagai jenis, seperti popok sekali pakai (disposable), popok kain (cloth diapers), dan popok khusus renang (swim diapers). Fungsi utamanya adalah menjaga kebersihan dan memberikan kenyamanan pada bayi, serta memudahkan orang tua dalam merawat bayi sehari-hari. Seiring perkembangan teknologi, banyak diapers kini dilengkapi fitur tambahan seperti indikator urine, lapisan anti-bocor, dan bahan yang ramah untuk kulit sensitif.
Fungsi Diapers untuk Bayi
Diapers atau popok bukan hanya sekadar pelengkap kebutuhan bayi, tetapi juga punya berbagai fungsi penting yang mendukung kenyaman dan kesehatan si kecil. Berikut beberapa fungsi utama diapers untuk bayi:
1. Menjaga Kulit Tetap Kering
Salah satu fungsi utama diapers adalah menjaga kulit bayi tetap kering. Bayi yang baru lahir bisa buang air kecil hingga 20 kali dalam sehari. Tanpa popok yang menyerap dengan baik, ini bisa menyebabkan kelembapan yang dapat memicu iritasi dan ruam pada kulit bayi yang masih sensitif.
Diapers modern umumnya memiliki teknologi penyerapan cairan yang canggih, seperti gel penyerap yang langsung mengunci urine agar tidak menyebar ke permukaan. Jadi, risiko infeksi kulit, jamur, dan rasa kurang nyaman pada bayi bisa dikurangi secara signifikan.
2. Memberikan Kenyamanan Saat Beraktivitas
Bayi mulai bergerak sejak usia beberapa bulan, mulai dari menggeliat, tengkurap, merangkak, hingga belajar berdiri. Diapers yang baik akan mengikuti setiap gerakan bayi tanpa mengganggu kenyamanannya. Bahan lembut dan pinggiran elastis membantu bayi tetap nyaman tanpa lecet. Dengan popok yang pas, bayi bisa bebas bergerak dan bermain tanpa terganggu.
3. Memudahkan Orang Tua dalam Merawat Bayi
Memakai diapers akan membuat proses mengganti popok lebih cepat dan praktis, terutama di malam hari atau saat bepergian. Orang tua tidak perlu mencuci atau menjemur popok sehingga lebih efisien, tanpa mengurangi perhatian terhadap kenyamanan dan kesehatan bayi.
4. Membantu Bayi Tidur Nyenyak
Tidur yang berkualitas sangat penting untuk tumbuh kembang bayi. Nah, salah satu faktor yang memengaruhi kualitas tidur bayi adalah kenyamanan popok yang digunakan. Diapers yang mampu menyerap urine semalaman tanpa bocor akan membantu bayi tidur lebih nyenyak karena tidak merasa lembap atau basah.
5. Mengontrol Bau Tidak Sedap
Pup dan pipis bayi pada popok bisa menghasilkan bau tidak sedap, terutama jika tidak segera diganti. Untungnya, saat ini banyak diapers yang sudah dilengkapi teknologi pengontrol bau. Lapisan dalam popok mampu menyerap cairan dan mengunci aroma tak sedap agar tidak menyebar keluar. Hal ini membuat lingkungan di sekitar bayi tetap segar dan nyaman, baik saat di kamar tidur, bermain, atau sedang bepergian.
6. Menjaga Kebersihan Lingkungan Sekitar Bayi
Popok sekali pakai yang mampu menyerap dengan baik membantu mencegah kebocoran dan menjaga kebersihan tempat tidur, stroller, hingga baju bayi. Ini mengurangi risiko kontaminasi bakteri dari cairan tubuh. Lingkungan sekitar bayi pun tetap bersih dan higienis.
Jenis-jenis Diapers
Memilih jenis diapers yang tepat bisa meningkatkan kenyamanan bayi sekaligus memudahkan perawatannya sehari-hari. Saat ini, ada berbagai jenis diapers dengan keunggulan dan fungsi masing-masing.
1. Pants Diapers

Diapers berbentuk seperti celana lebih praktis untuk bayi yang mulai aktif merangkak atau berjalan. Ini akan memudahkan penggantian popok saat si kecil sulit diam karena cukup ditarik ke atas atau dilepas seperti celana. Popok celana juga biasanya memiliki desain yang lebih elastis sehingga lebih memberi kenyamanan untuknya saat bergerak bebas.
2. Cloth Diapers

Cloth diapers adalah popok kain yang bisa dicuci dan digunakan ulang. Saat ini, mulai banyak diapers jenis ini yang sudah dilengkapi lapisan penyerap dan desain menarik sehingga lebih praktis dibanding popok kain tradisional. Jenis ini cocok bagi orang tua yang ingin mengurangi limbah popok sekali pakai dan memilih opsi yang lebih ramah lingkungan.
3. Tape Diapers

Tape diapers adalah jenis popok yang menggunakan perekat di sisi kanan dan kiri untuk mengencangkan popok di tubuh bayi. Jenis ini cocok untuk bayi baru lahir hingga usia beberapa bulan, terutama yang belum banyak bergerak. Desainnya yang pas dan mudah disesuaikan akan memudahkan orang tua mengganti popok, apalagi saat bayi sedang tidur.
4. Swim Diapers

Swim diapers dirancang khusus untuk digunakan saat bayi berenang. Popok ini tidak mengembang saat terkena air dan bisa menahan kotoran padat agar tidak bocor ke kolam. Diapers jenis ini tersedia dalam bentuk sekali pakai dan kain yang bisa dicuci.
5. Training Pants

Diapers jenis ini digunakan saat bayi atau balita mulai belajar pergi ke toilet. Bentuknya menyerupai celana dalam dan mudah dilepas-pasang sendiri oleh anak. Training pants dirancang agar anak bisa merasakan sedikit basah saat buang air sehingga memudahkannya mengenali sensasi ingin ke toilet.
Baca juga: 5 Produk Obat Ruam Popok pada Bayi Paling Ampuh!
Kapan Diapers Harus Diganti?
Mengganti diapers secara teratur sangat penting untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan kulit bayi. Diapers sebaiknya diganti dalam kondisi berikut:
1. Setiap Bayi Selesai BAB
Popok harus segera diganti setelah bayi buang air besar untuk mencegah iritasi, ruam popok, dan infeksi akibat bakteri.
2. Setiap 3-4 Jam Sekali
Meskipun diapers memiliki daya serap tinggi, urine yang dibiarkan terlalu lama bisa menyebabkan kulit bayi lembap dan memicu ruam. Jadi, sebaiknya ganti diapers setiap 3 hingga 4 jam, tergantung seberapa sering bayi buang air kecil.
3. Sebelum dan Setelah Tidur Panjang
Mengganti diapers sebelum bayi tidur malam atau tidur siang dapat dilakukan untuk memastikannya merasa nyaman dan bisa tidur nyenyak. Setelah bangun, orang tua juga sebaiknya segera mengganti diapers.
4. Saat Diapers Terlihat Penuh atau Berat
Beberapa diapers memang dilengkapi indikator basah, tapi Moms juga bisa memeriksa apakah popok sudah terasa berat atau menggembung. Ini bisa jadi pertanda diapers sudah menyerap banyak cairan dan harus segera diganti.
5. Ketika Bayi Rewel Tanpa Alasan
Bayi yang rewel biasanya juga disebabkan karena merasa kurang nyaman karena popok basah atau kotor. Jadi, cobalah periksa popoknya dan ganti apabila memang diperlukan.
Itulah penjelasan seputar diapers, mulai dari fungsi, jenis, serta saran penggantiannya agar si kecil tetap nyaman sepanjang hari. Diapers adalah solusi efisien bagi orang tua ketika merawat buah hati agar tetap nyaman meskipun sedang bergerak aktif atau dalam perjalanan yang jauh. Memahami fungsi, jenis, dan waktu penggantian diapers bisa membantu Moms merawat bayi dengan lebih nyaman. Ini juga akan membuat kulit si kecil tetap sehat dan terhindar dari risiko iritasi.
Di Alfagift, tersedia berbagai pilihan diapers berkualitas yang bisa Moms pesan langsung lewat aplikasi. Gratis ongkir dan praktis sampai rumah! Yuk, download aplikasi Alfagift sekarang.
