Yogurt adalah produk yang dibuat dari fermentasi susu, mengandung protein dan kalsium serta dapat meningkatkan bakteri baik di usus. Ada berbagai jenis yogurt yang beredar di pasaran, seperti full-fat yogurt, non-dairy yogurt, dan yogurt rendah lemak.
Setiap jenis yogurt memiliki manfaat yang berbeda. Penasaran apa saja? Simak selengkapnya pada ulasan berikut, ya!
Ragam Jenis Yogurt dan Manfaatnya
Yogurt banyak disukai bukan hanya karena rasanya enak, tetapi juga memiliki kandungan prebiotik yang tinggi. Dilansir dari Halodoc, makanan yang mengandung prebiotik tinggi, terbukti mampu memberikan berbagai manfaat untuk kesehatan.
Adapun beberapa jenis yogurt dengan manfaat yang berbeda-beda, di antaranya:
1. Full Fat Yogurt
Yogurt full fat tanpa rasa biasanya mengandung 140 kalori yang nutrisinya terdiri dari 8 gram protein, 7,4 gram lemak, 11 gram karbohidrat dan gula, serta 275 mg kalsium. Yogurt ini dibuat dari susu full cream tanpa pengurangan kadar lemak sehingga teksturnya lebih creamy.
Meskipun kalorinya lebih tinggi dari varian low fat, tetapi lemak trans di dalamnya dinilai menyehatkan. Menurut Hello Sehat, lemak pada yogurt full fat dapat membantu mengurangi peradangan, mengontrol tekanan darah, serta mengurangi risiko penyakit jantung.
2. Low Fat atau Non-Fat Yogurt
Berbeda dengan full fat yogurt, varian low fat atau non-fat dibuat dari susu rendah lemak dengan kandungan sekitar 0,5% hingga 2% lemak. Bahkan untuk varian non-fat, biasanya terbuat dari susu skim yang hampir semua lemaknya telah dihilangkan.
Jenis yogurt ini cocok dijadikan pilihan bagi kamu yang ingin mengontrol berat badan atau sedang menjalani program diet. Kamu bisa memadukan yogurt ini untuk berbagai sajian, mulai dari salad, overnight oat, bahkan membuat es krim rendah kalori.
3. Kefir
Kefir adalah yogurt berbentuk cair dan biasanya dikonsumsi dengan cara diminum. Jenis yogurt ini dibuat dengan butiran kefir yang berasal dari campuran ragi dan bakteri. Cara membuatnya cukup mudah, yaitu dengan menambahkan butiran kefir ke dalam susu dan didiamkan selama 12 hingga 24 jam.
Minuman ini rasanya sedikit asam dan berkarbonasi karena proses fermentasinya. Selain itu, kandungan probiotiknya yang tinggi dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan dan kekebalan tubuh.
4. Non-Dairy Yogurt
Kalau kamu punya intoleransi laktosa, jenis yogurt satu ini bisa jadi pilihan. Biasanya, non-dairy yogurt dibuat dari susu kedelai, almond, atau sari kelapa. Karena dibuat dari tumbuhan, tentu saja kandungan lemaknya lebih rendah dibandingkan dairy yogurt.
Kekurangan dari yogurt ini adalah kandungan kalsium dan nutrisi lainnya yang lebih rendah dari yogurt dari susu sapi. Jadi, pastikan kamu memilih non-dairy yogurt yang telah dilengkapi dengan nutrisi tambahan seperti kalsium dan vitamin D.
5. Frozen Yogurt
Frozen yogurt sering dijadikan pilihan makanan penutup yang menyehatkan karena teksturnya mirip es krim dan kandungan lemaknya lebih rendah. Yogurt ini dibuat dari fermentasi susu, gula, dan beberapa jenis juga ditambahkan bakteri yang ada di yogurt biasa.
Kamu bisa menyajikannya dengan buah-buahan, kacang-kacangan, atau saus cokelat yang nikmat. Namun, konsumsi yogurt ini juga perlu diperhatikan jumlahnya, karena banyak varian yang mengandung gula yang sama atau lebih banyak dari es krim biasa.
Greek vs Yogurt Biasa
Greek yogurt atau yogurt Yunani adalah salah satu jenis yang populer karena teksturnya lembut dan kental. Yogurt ini juga dikenal lebih tahan panas apabila dibandingkan dengan yogurt biasa. Jadi, sering dijadikan pilihan untuk bahan makanan atau saus untuk hidangan di berbagai daerah, misalnya di Mediterania.
Berdasarkan komposisinya, greek yogurt memiliki kandungan whey dan laktosa yang lebih rendah dibandingkan yogurt biasa. Ini bisa jadi pilihan yang lebih baik untuk kamu yang memiliki intoleransi laktosa.
Kandungan protein dalam greek yogurt juga dua kali lebih banyak sehingga lebih cocok untuk mereka yang sedang mengalami infeksi penyakit tertentu. Tapi konsumsinya juga perlu diperhatikan, karena jumlah kalori dan lemaknya juga lebih tinggi sedangkan kalsiumnya lebih rendah daripada yogurt biasa.
Tips Memilih Yogurt Sesuai Kebutuhan
Berdasarkan berbagai jenis dan manfaat yogurt yang telah dijelaskan, kamu bisa memilih sesuai kebutuhan. Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
- Kandungan Probiotik: Pilih yogurt yang mengandung berbagai jenis probiotik. Semakin banyak jenisnya, maka manfaatnya akan semakin banyak untuk kesehatan tubuh.
- Kandungan Gula: Pilih yogurt yang kandungan gulanya rendah, apalagi jika kamu sedang menjalani diet atau memiliki riwayat diabetes. Sebaiknya gunakan varian plain agar tambahan gulanya tidak terlalu banyak.
- Bahan Tambahan: Hindari yogurt yang mengandung bahan tambahan seperti perasa buatan, pengawet, dan pewarna.
- Tanggal Kedaluwarsa: Pastikan tidak memilih yogurt yang masa kedaluwarsanya terlalu dekat dan kemasannya masih bagus.
Temukan Yogurt Favorit di Alfagift
Dengan mengetahui berbagai jenis yogurt yang ada di pasaran, kamu bisa memilih mana yang sesuai dengan kebutuhan dan memiliki manfaat yang baik untuk tubuh. Yogurt adalah makanan yang baik untuk kesehatan karena kandungan probiotiknya dapat membantu sistem metabolisme, menjaga kesehatan tulang, dan meningkatkan daya tahan.
Kamu bisa mendapatkan berbagai jenis yogurt di Alfagift. Mulai dari yang plain, hingga berbagai cita rasa yang membuat pengalaman menikmati yogurt menjadi semakin menyenangkan.
Belanja di Alfagift juga lebih mudah. Cukup dari ponsel dan pesananmu akan diantar tanpa biaya ongkir. Yuk, download aplikasi Alfagift dan belanja sekarang!
