Memiliki anak balita yang baru mulai kenal makanan memang penuh tantangan, terutama saat anak memasuki usia 1-2 tahun. Pada tahap ini, Ibu perlu lebih peka terhadap kebutuhan nutrisi si kecil untuk mendukung tumbuh kembangnnya. Namun, seringkali anak-anak cenderung menolak makanan yang Ibu berikan. Kondisi ini yang sering disebut sebagai GTM atau gerakan tutup mulut. Alasannya bisa bermacam-macam, mulai dari si kecil bosan dengan rasa atau tekstur makanan sampai ingin mencoba hal baru.
Di sinilah kreativitas Ibu diuji. Ibu perlu mencoba berbagai variasi resep makanan balita 1-2 tahun yang sehat dan tetap enak agar si kecil bisa terus lahap menyambut setiap suapan. Untuk membantu Ibu menghadapi tantangan ini, artikel ini menyajikan 15 menu makanan balita 1-2 tahun yang bisa meningkatkan selera makan si kecil.
- Resep Makanan Balita 1-2 Tahun
- 1. Honey Garlic Salmon
- 2. Mackerel Kuah Opor
- 3. Sup Udang
- 4. Sup Kacang Merah Daging Sapi
- 5. Bola-Bola Nasi
- 6. Tahu Bakso Kuah
- 7. Brokoli Saus Tiram
- 8. Sup Jagung
- 9. Bola-Bola Daging
- 10. Sup Krim Brokoli
- 11. Bubur Ikan Salmon
- 12. Nasi Tim Ayam Jamur
- 13. Perkedel dengan Wortel
- 14. Stik Ayam Soto
- 15. Choco Banana Pancake
Resep Makanan Balita 1-2 Tahun
Beberapa menu di bawah ini bisa menjadi pilihan Ibu untuk makanan si kecil. Setiap resep makanan disertai dengan bahan-bahan yang diperlukan sehingga Ibu bisa mengetahui dan memperkirakan nilai gizinya. Semua bahan untuk resep-resep berikut bisa didapatkan dengan mudah, bahkan bisa dibeli melalui Alfagift.
1. Honey Garlic Salmon

Resep ini berbahan dasar salmon, bahan makanan yang sering digunakan untuk makanan balita. Ikan salmon memiliki kandungan omega 3 yang tinggi sehingga dapat mendukung pertumbuhan otak anak. Salah satu kreasi ikan salmon sebagai makanan untuk balita adalah Honey Garlic Salmon.
Bahan-Bahan:
- 4 potong salmon fillet
- 2 sdm minyak zaitun
Bahan Saus:
- 1 siung bawang putih (haluskan)
- 1 sdt air perasan lemon
- ½ sdt bumbu kari bubuk
- 1 sdt paprika bubuk
- ½ sdt oregano kering
- ½ sdt parsley kering
- 2 sdm madu
- ½ sdt lada hitam
- 2 sdm unsalted butter
- 1 sdm air matang
Cara Membuat:
- Campurkan semua bahan saus dalam satu wadah, aduk hingga tercampur rata.
- Panaskan wajan, tuang minyak zaitun, kemudian masukkan salmon fillet. Masak selama kurang lebih 3-4 menit.
- Kemudian, tambahkan saus dan masak dengan api kecil hingga saus menyerap ke salmon.
- Angkat dan sajikan. Honey garlic salmon bisa disajikan dengan nasi atau kentang tumbuk, sesuai selera si kecil.
2. Mackerel Kuah Opor

Selain ikan salmon, ikan mackerel juga mengandung banyak nutrisi, yakni zat besi, omega 3 dan 6, serta kolin untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan otak anak. Untuk mengolah ikan mackerel, Ibu bisa mencoba resep Mackerel Kuah Opor ini:
Bahan-Bahan:
- 70 gram ikan mackerel
- 2 sdm tempe (potong kecil)
- 3 kuntum brokoli
- 50 ml santan
- 1 lembar daun salam
- 1 batang serai
- 1 batang kecil daun bawang
- 250 ml air
Bahan Bumbu Halus:
- 3 siung bawang putih
- 5 siung bawang merah
- 1 kemiri
- ½ ruas jahe
- ½ ruas kunyit
Cara Membuat:
- Siapkan semua bahan, cuci bersih.
- Panaskan minyak, lalu tumis bumbu. Tambahkan serai dan daun salam. Aduk rata hingga mengeluarkan aroma, kemudian tambahkan air.
- Masukkan ikan mackerel, diikuti tempe, brokoli, dan santan. Masak hingga empuk dan matang. Jangan lupa aduk perlahan agar santan tidak pecah.
- Tambahkan daun bawang, kemudian aduk sebentar, lalu matikan api.
- Mackerel kuah opor siap disajikan.
3. Sup Udang

Saat menyiapkan makanan untuk si kecil, Ibu perlu menambah protein sebagai sumber energi dan pendukung metabolisme tubuh. Protein juga penting untuk pembentukan hormon dan enzim. Ada banyak sumber protein yang bisa dijadikan bahan makanan untuk si kecil, salah satunya adalah udang.
Udang mengandung berbagai mineral penting untuk pertumbuhan jaringan tubuh, seperti kalsium, magnesium, fosfor, kalium, dan zinc. Selain itu, udang juga mengandung asam lemak omega-3 dan omega-6, antioksidan, dan yodium yang baik untuk tubuh. Salah satu cara paling mudah mengolah udang adalah memasak Sup Udang. Yuk, simak resepnya!
Bahan-Bahan:
- 6 ekor udang atau sesuai selera
- ¼ bawang bombay putih
- 2 siung bawang putih
- 2 buah tahu putih
- 5 batang sawi ambil daunnya dan iris tipis
- Gula, garam, kaldu jamur, dan lada bubuk (secukupnya)
- 250 ml air
Cara Membuat:
- Bersihkan udang, kupas kulit, dan bersihkan kotoran di punggung udang.
- Bersihkan lalu sisihkan bagian kepala udang (untuk kaldu).
- Iris bawang bombay dan bawang putih.
- Potong-potong tahu dan sawi hijau.
- Siapkan air dan didihkan, kemudian masukkan udang dan kepala udang yang sudah dibersihkan.
- Tambahkan bawang putih dan bawang bombay. Masak hingga mendidih.
- Setelah mendidih, masukkan tahu dan sawi, lalu tambahkan gula, garam, kaldu jamur, dan lada bubuk.
- Koreksi rasa dan angkat jika sudah matang.
- Sup udang siap disajikan.
4. Sup Kacang Merah Daging Sapi

Selain salmon dan udang, kacang merah juga bermanfaat untuk mendukung pertumbuhan si kecil. Kacang merah mengandung vitamin B, K, kolin, mangan, zinc, dan magnesium yang membantu proses tumbuh kembang, memperkuat tulang dan gigi, melancarkan saluran pencernaan, dan mencegah anemia. Untuk mendapatkan manfaat kacang merah, ibu bisa menambahkan kacang merah ke dalam menu makanan si kecil. Salah satu menu yang bisa Ibu coba adalah Sup Kacang Merah Daging Sapi. Silakan ikuti cara pembuatannya, ya!
Bahan-Bahan:
- 100 gram kacang merah segar
- 1 buah baby wortel (potong sesuai selera)
- ½ butir kentang (potong kecil)
- 500 ml kaldu sapi segar
- 50 gram daging sapi has dalam (potong kecil)
- 1 batang daun bawang (potong besar)
- ½ sdt daun seledri (iris halus)
Bahan Bumbu Halus:
- ½ sdt lada
- ¼ bagian biji pala
- 1 sendok makan bawang merah goreng
- 1 sdt bawang putih goreng
- Garam, gula, dan bubuk kaldu jamur (secukupnya)
Cara Membuat:
- Siapkan semua bahan, rebus daging hingga setengah empuk, kemudian masukkan kacang merah, dan masak hingga setengah matang.
- Tambahkan wortel dan kentang, perhatikan tingkat keempukannya.
- Tambahkan bumbu yang sudah dihaluskan, lalu koreksi rasa. Masak hingga empuk dan matang.
- Taburi irisan daun bawang, daun seledri, dan bawang goreng.
- Hidangkan selagi hangat dengan nasi.
5. Bola-Bola Nasi

Kreasi resep makanan balita 1-2 tahun selanjutnya adalah Bola-Bola Nasi. Isinya bisa disesuaikan dengan selera anak, misalnya keju, tuna, dan udang. Bentuknya yang bulat akan menambah pengalaman makan si kecil. Simak resepnya berikut ini:
Bahan-Bahan:
- 300 gram nasi
- 1 siung bawang putih (haluskan)
- 1 butir telur
- 30 gram keju parut
- ½ sdt kaldu bubuk
- ½ sdt garam
- Sejumput lada
- 50 gram wortel parut
- 1 buah sosis mini (bisa diganti dengan sapi, ayam, atau udang yang sudah ditumis)
- 20 gram mozarella parut (optional)
Bahan Pelapis:
- 3 sdm tepung panir
Cara Membuat:
- Siapkan semua bahan utama, aduk rata, dan koreksi rasa.
- Ambil 1 sdm bahan dan beri sejumput keju mozarella, bentuk bulat.
- Setelah semua bahan sudah dibentuk bulat, taburi tepung panir atau tepung roti. Masukkan ke freezer 15-30 menit.
- Keluarkan dari freezer, lalu goreng hingga kekuningan dan tiriskan.
- Bola-bola nasi siap disajikan.
Baca juga: 10 Inspirasi Bekal Anak yang Mudah, Enak dan Bergizi
6. Tahu Bakso Kuah

Resep makanan balita selanjutnya adalah Tahu Bakso Kuah yang merupakan kombinasi protein dari tahu dan bakso. Menu ini tentunya menyegarkan dan bikin anak melahap dengan nikmat. Simak resepnya berikut ini!
Bahan-Bahan:
- 2 buah tahu besar, potong jadi 4 bagian
- 200 ml air kaldu daging
- 1 sdm bawang bombay
- 35 gram ayam, cincang halus
- 1 batang daun bawang, iris tipis
- 1 sdm bawang goreng kering, haluskan
- 2 sdm tepung kanji
- 2 sdm putih telur
- 1 sdt wortel parut
Cara Membuat:
- Siapkan tahu dan keruk hingga membentuk lubang, kemudian sisihkan.
- Ambil wadah dan campur sisa tahu, daging ayam, daun bawang, bawang merah, tepung kanji, dan telur. Aduk rata semua bahan. Tambahkan sedikit garam dan lada agar tidak begitu hambar.
- Masukkan adonan ke dalam tahu yang sudah dilubangi, kemudian kukus hingga matang selama 20 menit.
- Sementara tahu bakso dikukus, siapkan wadah untuk membuat kuah sup.
- Panaskan sedikit minyak untuk menumis bawang bombay dan daun bawang. Tumis hingga harum, kemudian tambahkan air kaldu. Masak hingga mendidih, lalu masukkan tahu bakso yang sudah dikukus.
- Sajikan dengan taburan bawang goreng.
7. Brokoli Saus Tiram

Selain memastikan protein yang cukup, Ibu juga perlu menambahkan menu sayuran ke dalam makanan anak sehari-hari. Salah satu jenis sayur yang paling mudah dan memiliki nutrisi untuk mendukung tumbuh kembang anak adalah brokoli. Sebenarnya, brokoli rebus dengan sedikit taburan lada dan garam sudah dapat menjadi sajian yang sedap. Namun, untuk menambah variasi, ibu bisa mencoba resep Brokoli Saus Tiram yang satu ini!
Bahan-Bahan:
- 4 kuntum brokoli (potong kecil)
- 1 buah wortel ukuran kecil
- 1 buah sosis
- 1 siung bawang putih
- 1 sdm saus tiram
- 2-3 sdm minyak goreng
- ½ sdt kaldu jamur
- ½ sdt garam
- Gula secukupnya
Cara Membuat:
- Cuci dan rendam brokoli dengan air garam. Sambil merendam brokoli, cincang bawang putih, sosis, dan wortel menjadi potongan kecil.
- Panaskan wajan dengan minyak goreng atau minyak zaitun secukupnya. Tumis bawang putih hingga harum, lalu masukkan saus tiram.
- Tambahkan sosis dan irisan wortel. Masak hingga wortel empuk, kemudian masukkan air dan tutup wajan agar wortel cepat lunak.
- Masukkan brokoli, lalu tambahkan kaldu jamur, garam, dan gula. Aduk hingga rata.
- Tutup sebentar hingga semua bahan matang sempurna. Koreksi rasa, angkat dan sajikan.
- Agar lebih lengkap, tambahkan protein seperti salmon panggang dan karbohidrat berupa nasi hangat.
8. Sup Jagung

Resep makanan balita selanjutnya adalah Sup Jagung. Sup ini mengandung karbohidrat dari jagung sehingga cocok untuk anak yang bosan dengan nasi. Yuk, ikuti resep berikut ini!
Bahan-Bahan:
- ½ batang wortel, potong dadu kecil
- ½ cup frozen corn (jagung beku)
- 300 ml kaldu ayam cair
- ¼ butir bombay, cincang halus
- 1 sdm mentega
- Daun bawang, iris tipis (secukupnya)
- Garam, gula, dan lada (secukupnya)
Cara Membuat:
- Siapkan semua bahan, kemudian panaskan kaldu ayam dengan api sedang. Setelah mendidih, kecilkan api, lalu masukkan wortel.
- Sementara itu, tumis bombay dengan mentega hingga layu, kemudian masukkan ke dalam kuah kaldu yang sedang di rebus.
- Setelah wortel empuk, masukkan jagung. Rebus hingga 3 menit dan masukkan daun bawang.
- Beri garam, gula, dan lada. Koreksi rasa. Ibu juga bisa tambahkan kocokan telur agar sup lebih kental dan tinggi protein.
- Sup jagung siap disajikan.
9. Bola-Bola Daging

Berikutnya, ibu bisa mencoba menyiapkan Bola-Bola Daging Kecap. Selain ikan, daging sapi juga merupakan sumber protein hewani yang baik untuk balita. Resep ini layak disiapkan karena banyak anak ingin memakan menu yang sama dengan orang dewasa di sekitarnya. Catat dan coba resepnya, yuk!
Bahan-Bahan:
- 50 gram daging sapi giling
- 2 sdt tepung terigu
- 1 sdt tepung sagu
- Air, kecap manis, kaldu jamur, garam, merica bubuk, dan bawang putih bubuk (secukupnya)
Bumbu Halus:
- ½ siung bawang putih
- ¼ kemiri
- Sejumput pala, ketumbar, dan lada
- 1 lembar daun salam
- 1 ruas jahe geprek
- 1 ruas lengkuas geprek
- Minyak goreng, air, garam, gula, dan kaldu jamur (secukupnya)
Bahan Pelengkap:
- 2 buah buncis
- 1 buah wortel
Cara Membuat:
- Siapkan semua bahan. Campur daging giling, garam, lada, bawang putih bubuk, kaldu jamur, terigu, tepung sagu, dan air. Aduk hingga kalis.
- Siapkan panci dan didihkan air. Buat adonan daging menjadi bulatan kecil, lalu rebus hingga matang.
- Sementara bola daging direbus, potong buncis dan wortel. Rebus wortel dan buncis sebentar. Angkat lalu tiriskan.
- Tumis bumbu halus, daun salam, lengkuas, dan jahe hingga matang. Masukkan bola-bola daging, kecap, garam, kaldu jamur, gula, dan sedikit air rebusan bola daging.
- Masak hingga bumbu mengental dan koreksi rasa.
- Angkat, lalu sajikan dengan nasi atau mashed potato sebagai karbohidrat.
10. Sup Krim Brokoli

Resep berikutnya cocok untuk balita yang suka dengan makanan bertekstur lembut dan creamy, yaitu Sup Krim Brokoli. Yuk, coba resepnya.
Bahan-Bahan:
- 600 ml susu cair
- 1 sdm tepung terigu
- 1 buah bawang putih
- Secukupnya bawang bombay
- 40 gram ayam cincang
- ½ buah wortel
- 4 kuntum brokoli
- 1 buah keju slice
- 1 sdt margarin
- Secukupnya garam dan gula
Cara Membuat:
- Siapkan semua bahan, cincang bawang putih, bawang bombay, wortel, dan brokoli, lalu sisihkan.
- Panaskan margarin, tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum. Masukkan terigu dan aduk rata. Tambahkan susu cair, aduk hingga rata dan tidak bergerindil.
- Masukkan ayam, wortel, brokoli, dan keju. Bumbui secukupnya dengan garam dan gula. Masak dengan api kecil hingga mengental.
- Jangan lupa untuk koreksi rasa.
- Sup krim brokoli siap disajikan.
Baca juga: Rekomendasi Snack Anak yang Sehat dan Lezat untuk Si Kecil!
11. Bubur Ikan Salmon

Selain makanan berkuah, Ibu juga bisa menyiapkan menu bubur untuk si kecil. Meskipun terbilang sederhana, kandungan nutrisinya cukup lengkap, lho! Bubur Ikan Salmon mengandung karbohidrat, protein, dan lemak. Berikut resep yang bisa Ibu coba.
Bahan-Bahan:
- 1 ½ centong nasi
- 50 gram ikan salmon
- ½ bungkus tofu
- 70 gram labu kuning
- Sedikit kecap asin
- Keju parmesan
- Sedikit lada
- Secukupnya bawang goreng
Cara Membuat:
- Siapkan semua bahan, rebus nasi dengan air hingga lunak.
- Siapkan panci lain dan rebus labu kuning.
- Setelah keduanya direbus dan lunak, rebus salmon di panci berbeda.
- Setelah matang, campur rebusan labu kuning dan ikan di panci yang berisi nasi.
- Campur semua bahan dan bumbu. Aduk hingga rata dan matang.
- Koreksi rasa dan bubur ikan salmon siap disajikan.
12. Nasi Tim Ayam Jamur

Resep berikutnya adalah Nasi Tim Ayam Jamur. Makanan ini cukup digemari dan cocok untuk balita karena teksturnya yang lembut. Paduan nasi dengan ayam serta jamur juga memberikan nutrisi yang sesuai untuk si kecil. Menu ini bisa jadi pilihan karena cukup sederhana dan bisa dikonsumsi balita usia 1-2 tahun, lho!
Bahan-Bahan:
- 200 gram nasi lembek (sesuai selera)
- Ayam fillet (secukupnya)
- Jamur kancing (secukupnya)
- Saus tiram, kecap asin, kecap manis, dan minyak wijen (secukupnya)
- Daun bawang (secukupnya)
- 1 ruas jahe (geprek)
- ¼ siung bawang bombay, iris
- 3 siung bawang putih
- Margarin secukupnya
Cara Membuat:
- Siapkan semua bahan. Tumis bawang bombay dan bawang putih dengan mentega hingga wangi.
- Tambahkan jahe geprek, lalu masukkan ayam fillet dan jamur. Masak hingga ayam berubah warna, kemudian tambahkan jamur. Aduk rata.
- Masukkan kecap asin, kecap manis, dan saus tiram. Aduk rata dan masak hingga mengental.
- Matikan api, lalu tambahkan sedikit minyak wijen dan aduk rata.
- Panaskan kukusan. Siapkan wadah, lalu tuang ayam jamur dalam wadah, tambahkan nasi dan padatkan sedikit.
- Masukkan nasi ke kukusan dan masak selama 15-20 menit.
- Nasi tim siap disajikan dengan kuah kaldu ayam.
13. Perkedel dengan Wortel

Selain menyajikan makanan yang berkuah, ibu juga bisa menyiapkan finger food–makanan yang mudah dipegang, digigit, dan dikunyah oleh balita. Biasanya, si kecil akan lebih bersemangat menghabiskan makanannya karena bisa merasakan pengalaman memegang makanan. Salah satu pilihan finger food adalah Perkedel Kentang dan Wortel. Simak resepnya, ya!
Bahan-Bahan:
- 1 buah kentang ukuran sedang, potong dan rendam dalam air garam
- 1 buah wortel ukuran kecil, parut
- 1 iris daging sapi atau ayam, cincang
- 1 lembar daun bawang, iris tipis
- 1 batang daun seledri, iris
- Secukupnya garam
- 1 sdt keju oles
- 1 butir telur, kocok lepas dan bagi menjadi dua bagian
Bumbu Halus:
- 1-2 siung bawang putih
- Lada secukupnya
Cara Membuat:
- Siapkan semua bahan dan cuci bersih. Goreng kentang hingga kecoklatan, lalu tiriskan.
- Haluskan bawang putih dengan lada, lalu tambahkan kentang goreng. Uleg atau haluskan kentang dengan bawang putih hingga tercampur rata.
- Campurkan adonan kentang yang sudah dihaluskan dengan wortel parut dan daging cincang. Aduk rata.
- Tambahkan telur setengah bagian, sisakan setengah bagian lainnya untuk bahan pencelup.
- Tambahkan daun bawang, daun seledri, garam, dan keju oles. Aduk hingga rata dan koreksi rasa.
- Ambil sedikit adonan dan bentuk bulatan pipih. Lakukan hingga adonan habis.
- Panaskan wajan dan celupkan perkedel ke telur, kemudian goreng hingga kecoklatan.
- Perkedel kentang wortel siap si kecil nikmati.
14. Stik Ayam Soto

Selain perkedel dengan wortel, finger food selanjutnya menggunakan bahan yang sama dengan makanan orang dewasa. Ya, si kecil pasti tertarik memegang dan memakan Stik Ayam Soto. Berikut resepnya!
Bahan-Bahan:
- 120 gram nasi
- 60 gram ayam giling
- 1 sendok makan kol iris
- 1 buah kentang ukuran sedang (rebus atau goreng)
- 1 butir telur
- 1-2 sdm tepung terigu
- ½ buah tomat ukuran sedang (potong dadu)
- Minyak goreng secukupnya
- 50 ml air
Bahan Tambahan:
- 1 ruas jahe (geprek)
- 1 batang serai (geprek)
- ½ bayang daun bawang (potong-potong)
- 1 batang seledri (iris)
- 1 lembar daun salam
- 2 lembar daun jeruk purut (iris halus)
- Garam (secukupnya)
Bumbu Halus:
- 4 siung bawang merah
- 2 siung bawang putih
- 2 butir kemiri
- 1 ruas kunyit
- ½ sendok teh ketumbar
Bahan Balur:
- 2 butir telur
- Tepung panir secukupnya
Cara Membuat:
- Siapkan semua bahan dan cuci bersih. Potong-potong dan iris daun bawang, seledri, tomat, kol, dan kentang. Rebus kentang sebentar agar matang dan mudah dilumatkan.
- Geprek jahe dan serai.
- Siapkan wajan dan tumis bumbu halus hingga wangi. Masukkan serai, daun salam, jahe, dan daun jeruk.
- Setelah wangi, masukkan daging dan aduk rata, kemudian tambahkan daun bawang.
- Tambahkan air sambil diaduk, kemudian masukkan irisan kol. Aduk rata lalu matikan kompor.
- Masukkan nasi dan kentang, aduk rata, kemudian tambahkan daun seledri. Lalu angkat.
- Siapkan blender, masukkan nasi soto dan tambahkan telur, lalu blender hingga lembut.
- Tambahkan tepung terigu, lalu aduk rata dan buat bentuk memanjang atau sesuai selera.
- Balur adonan yang sudah dibentuk dengan tepung panir, kemudian goreng di api sedang kecil.
- Goreng hingga kecoklatan. Angkat dan sajikan. Finger food nasi soto siap dinikmati balita.
15. Choco Banana Pancake

Terakhir, ada Choco Banana Pancake sebagai penutup rekomendasi resep makanan balita 1-2 tahun. Makanan ini rasanya manis dan pembuatannya pun mudah. Yuk, coba resep berikut ini!
Bahan-Bahan:
- 100 gram tepung terigu
- 1 sdt cocoa powder
- 1 butir telur
- 1 buah pisang matang
- 125 ml susu UHT
- ½ sdt baking powder
- Perisa vanila (secukupnya)
Cara Membuat:
- Siapkan semua bahan. Lumatkan pisang di wadah terpisah.
- Sediakan wadah lain dan campurkan semua bahan, kecuali tepung terigu. Aduk rata dengan whisk, kemudian masukkan terigu lalu aduk hingga rata.
- Diamkan adonan selama 10 menit agar sedikit mengembang.
- Panaskan teflon dan oles sedikit margarin, lalu tuang adonan sebanyak 1 sendok sayur. Masak dengan api kecil hingga adonan sedikit bersarang. Balik sebentar, kemudian angkat.
- Tata pancake di piring dan sajikan dengan keju parut, madu, atau gula halus.
Itulah 15 resep makanan balita 1-2 tahun yang bisa Ibu coba di rumah untuk memenuhi kebutuhan nutrisi si kecil. Selain memastikan nutrisi yang baik, Ibu juga harus memperkenalkan berbagai rasa pada anak melalui berbagai jenis makanan.
Tekstur makanan juga bisa diperkenalkan kepada si kecil melalui pemberian finger food. Selain finger food buatan sendiri, Ibu juga bisa mencoba Yummy Bites yang memiliki kandungan brokoli dan ubi. Produk ini praktis untuk dijadikan bekal perjalanan. Temukan produknya di Alfagift!
Agar lebih mudah, Ibu bisa download aplikasi Alfagift dan mulai belanja sekarang!
