Anemia merupakan salah satu gejala yang sering terjadi pada ibu hamil. Hal ini dapat disebabkan karena kebutuhan darah meningkat dari sebelumnya. Sehingga kamu membutuhkan zat besi yang lebih banyak untuk menopang perkembangan janin pada kandungan. Apabila kamu membiarkannya terlalu lama, akan mengganggu perkembangan janin dan membahayakan kesehatan diri sendiri. Oleh karenanya, setiap ibu yang mengandung harus tahu penyebab dan cara mengatasinya. Simak informasi di bawah ini untuk mengetahui gejala, penyebab, dan cara mengatasi anemia pada ibu hamil!
Apa Itu Anemia?
Anemia adalah kondisi medis di mana jumlah sel darah merah dalam tubuh lebih rendah dari sel darah putih. Sel darah merah berperan dalam mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.
Ketika jumlah sel darah merah berkurang atau mengalami gangguan, tubuh tidak dapat menerima oksigen yang cukup. Hal ini bisa menyebabkan gejala seperti kelelahan, pusing, dan sesak napas.

Penyebab Anemia Pada Ibu Hamil
Anemia dapat disebabkan karena beberapa faktor, berikut ini penyebab anemia pada ibu hamil:
Kekurangan Zat Besi
Anemia dapat terjadi karena ibu hamil kekurangan zat besi yang cukup untuk memproduksi hemoglobin bagi tubuh. Saat ibu mengalami jenis anemia ini, maka darah tidak akan membawa cukup oksigen menuju jaringan tubuh. Bahkan, kekurangan oksigen pada tubuh dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan bayi dalam kandungan.
Kekurangan Vitamin B12
Vitamin B12 memiliki peran penting dalam pembentukan sel darah merah. Apabila tubuh kekurangan vitamin ini, produksi sel darah merah menjadi terhambat dan membuat ibu hamil anemia.
Selain itu, ada beberapa hal lain yang bisa membuat ibu hamil anemia, misalnya hamil anak kembar, pola makan yang kurang sehat, atau punya riwayat anemia sebelum hamil.
Kekurangan Folat
Folat diperlukan tubuh untuk membentuk sel-sel baru, termasuk sel darah merah. Saat hamil, kebutuhan folat meningkat dan terkadang tidak tercukupi, sehingga tubuh ibu hamil kesulitan memproduksi sel darah merah yang cukup.
Gejala Anemia pada Ibu Hamil
Pada umumnya, ibu hamil jarang merasakan gejala anemia apa pun saat awal-awal kehamilan. Namun, anemia dapat terjadi sewaktu-waktu saat tubuh kekurangan zat besi, sehingga tubuh dan janin kekurangan oksigen. Oleh karenanya, penting untuk periksa darah secara rutin agar anemia kamu bisa mengetahui sejak dini.
Apabila anemia sudah parah, biasanya ada beberapa tanda yang bisa dirasakan, seperti kulit pucat, sering capek, lemas, napas pendek, jantung berdebar kencang, atau susah konsentrasi.
Jika kamu ngerasa ada yang nggak enak badan, jangan tunda buat periksa ke dokter atau rumah sakit ya. Lebih cepat ditangani, lebih baik buat kesehatan ibu dan bayi.
Bagi kamu yang ingin memastikan anemia atau tidak, bisa segera melakukan tes darah. Ibu hamil dapat dikatakan anemia apabila kadar hemoglobin (Hb) dalam darahnya kurang. Biasanya, pemeriksaan darah buat ngecek anemia ini dilakukan saat pertama kali periksa kehamilan.

Cara Mengatasi Anemia pada Ibu Hamil
Ibu hamil membutuhkan 27 miligram zat besi per hari. Apabila kurang bisa menyebabkan anemia. Namun, sebelum mendiagnosa lebih baik melakukan tes darah untuk membuktikan anemia atau tidak. Apabila terkena anemia, berikut ini 5 cara mengatasi anemia pada ibu hamil:
Konsumsi Suplemen Zat Besi
Biasanya, ibu hamil diberikan suplemen zat besi ferrous sulfate untuk meningkatkan kadar zat besi dalam tubuh, yang dianjurkan diminum 2-3 kali sehari. Namun, beberapa ibu hamil mungkin mengalami efek samping setelah mengonsumsi suplemen ini. Gejala yang umum termasuk sakit perut, diare atau sembelit, perut kembung, mual, atau perubahan warna tinja menjadi gelap.
Jika ibu hamil mengalami salah satu atau beberapa dari gejala tersebut setelah mengonsumsi suplemen zat besi, sangat penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Gejala ini bisa menjadi tanda bahwa tubuh tidak mentoleransi suplemen tersebut dengan baik atau ada masalah lain yang perlu ditangani.
Konsultasi dengan dokter membantu untuk mengevaluasi kondisi kesehatan ibu hamil secara lebih mendalam dan memastikan bahwa penggunaan suplemen zat besi tetap aman dan efektif untuk ibu dan bayi yang dikandungnya.
Penuhi Kebutuhan Vitamin C
Agar tubuh dapat menyerap zat besi secara optimal, penting untuk mengonsumsi vitamin C bersamaan dengan makanan yang mengandung zat besi. Vitamin C membantu meningkatkan penyerapan zat besi non-heme (zat besi dari sumber nabati dan suplemen) dalam usus ke dalam aliran darah.
Berbagai sumber makanan yang kaya akan vitamin C meliputi jeruk, blueberry, stroberi, kiwi, dan tomat. Kombinasi makanan ini dengan makanan yang mengandung tinggi zat besi seperti daging merah, ayam, ikan, kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran hijau berdaun membantu memastikan tubuh mendapatkan asupan zat besi yang optimal.
Dengan cara ini, ibu hamil dapat meningkatkan efisiensi penyerapan zat besi dari makanan yang dikonsumsi, yang sangat penting untuk mendukung kesehatan dan perkembangan bayi dalam kandungan.
Tambah Asupan Makan yang Mengandung Zat Besi
Selain melalui suplemen, kekurangan zat besi pada ibu hamil dapat diatasi dengan mengadopsi pola makan yang sehat dan teratur. Meningkatkan konsumsi makanan yang mengandung zat besi merupakan langkah penting dalam mengelola dan mencegah anemia selama kehamilan. Penting juga untuk memastikan bahwa makanan yang dikonsumsi memiliki gizi seimbang, yang mencakup protein, karbohidrat kompleks, lemak sehat, serta vitamin dan mineral penting lainnya.
Beberapa contoh makanan yang kaya akan zat besi meliputi:
- Ikan, daging merah, dan ayam.
- Sayuran berwarna hijau gelap seperti bayam, kangkung, dan brokoli.
- Kacang-kacangan seperti kacang merah, kacang hitam, dan lentil, serta biji-bijian seperti quinoa dan oatmeal.
- Sereal yang difortifikasi dengan zat besi.
- Telur, tahu, dan produk olahan kedelai.

Salah satu makanan khusus yang disebutkan adalah buah naga merah, yang memiliki kandungan zat besi serta nutrisi lain yang bermanfaat. Dengan menciptakan pola makan yang beragam dan mengandung makanan-makanan ini. Ibu hamil dapat meningkatkan asupan zat besi yang diperlukan untuk menjaga kesehatan mereka dan mendukung perkembangan bayi yang sehat.
Itulah informasi mengenai penyebab, gejala, dan cara mengatasi anemia pada ibu hamil. Bagi kamu yang sedang hamil, segera pergi ke dokter apabila tubuh merasa lesu. Hal ini untuk mencegah kekurangan oksigen pada tubuh dan janin. Kamu juga bisa membeli zat besi dan suplemen di alfagift. Download dan belanja sekarang!
Baca Juga: Manfaat Sangobion dan Beragam Variannya
