Home » Makanan » Apa Itu Kopi Tubruk? Ini Penjelasan dan Cara Membuatnya!

Apa Itu Kopi Tubruk? Ini Penjelasan dan Cara Membuatnya!

Secangkir kopi tubruk, bubuk kopi, dan biji kopi terhidang di dalam nampan. Source: azerbaijan_stockers/Freepik

Kamu mungkin sering mendengar istilah kopi tubruk, tapi pernahkah bertanya-tanya, “Apa itu kopi tubruk?” Kopi ini memiliki cara penyajian yang unik yaitu bubuk kopi diseduh langsung dengan air panas tanpa menggunakan saringan. 

Rasa yang dihasilkan kopi tubruk tentunya berbeda dengan kopi instan. Dalam artikel ini, kamu juga akan menemukan cara membuat kopi tubruk yang praktis. Yuk, baca artikel sampai selesai!

Mengenal Kopi Tubruk 

Kopi tubruk merupakan cara penyajian kopi tradisional khas Indonesia. Cara penyajiannya yaitu bubuk kopi halus diseduh langsung dengan air panas dalam gelas tanpa menggunakan saringan. Metode penyeduhan ini menghasilkan kopi dengan rasa yang kuat, aroma khas, dan ampas tetap berada di dasar gelas.

Untuk menikmatinya, kamu hanya perlu menaruh bubuk kopi di gelas, lalu tuangkan air panas, dan tunggu beberapa menit sebelum diminum. Meski biasanya disajikan tanpa gula, beberapa orang menambahkan gula sesuai selera. Tambahan gula tersebut membuat kopi tubruk tetap terasa autentik dan memuaskan bagi para penikmatnya.

Kopi tubruk dan kopi instan. Source: mykola59/Freepik

Perbedaan Kopi Tubruk dengan Kopi Instan

Agar kamu bisa memilih jenis kopi yang sesuai dengan selera dan kebutuhan, kamu perlu mengenal perbedaan kopi tubruk dengan kopi instan. Kedua jenis kopi ini memiliki beberapa perbedaan, lho! Yuk, simak perbedaannya di bawah ini!

1. Proses Pembuatan

Kopi tubruk dibuat dengan metode tradisional. Biji kopi disangrai, kemudian digiling kasar menjadi bubuk kopi. Penyajiannya unik karena bubuk kopi dicampur langsung dengan air panas di cangkir tanpa saringan. Oleh karena itu, minyak kopi tetap utuh dan rasa kopi lebih pekat.

Kopi instan diproduksi melalui proses yang lebih kompleks. Setelah biji kopi disangrai dan digiling halus, kopi diseduh untuk diekstrak sari kopinya. Setelah diekstrak, sari kopi dikeringkan untuk menghasilkan bubuk atau kristal kopi instan yang siap diseduh.

Salah satu teknik yang digunakan adalah spray-drying, yaitu menyemprotkan ekstrak kopi ke udara panas hingga mengering menjadi bubuk halus. Teknik lain yang digunakan adalah freeze-drying, yakni ekstrak kopi dibekukan terlebih dahulu. Setelah itu, hasilnya disublimasikan dalam kondisi vakum untuk membentuk kristal kopi instan.

Proses ini menjaga cita rasa dan aroma kopi agar tetap stabil dari satu seduhan ke seduhan lainnya. Dengan metode ini, membuat kopi instan cepat larut, tetapi rasa dan aromanya lebih ringan dibanding kopi tubruk.

2. Waktu Penyajian

Kopi tubruk membutuhkan waktu sekitar 3–5 menit agar ampas kopi (sisa bubuk kopi) mengendap di dasar gelas sebelum diminum. Untuk kopi instan, waktu penyajiannya lebih praktis. Kamu hanya membutuhkan waktu 10–15 detik untuk menyeduhnya.

3. Rasa dan Aroma

Kopi tubruk cenderung memiliki rasa yang lebih kuat dan aromanya lebih pekat karena minyak kopi masih di dalamnya. Sedangkan, kopi instan memiliki rasa lebih ringan dan aroma tidak sekuat kopi tubruk.

4. Kandungan Kafein

Untuk kandungan kafein kopi tubruk umumnya mengandung kafein lebih tinggi, sekitar 60–120 mg per cangkir. Pada kopi instan mengandung kafein lebih rendah, sekitar 30–90 mg per sajian.

5. Ampas Kopi

Salah satu ciri khas kopi tubruk adalah ampas kopi yang tetap berada di dasar gelas. Sedangkan, kopi instan sebagian besar tidak meninggalkan ampas. Oleh karena itu, kopi tubruk terasa lebih autentik dan kopi instan lebih praktis tanpa ampas.

Menyeduh kopi dengan air panas. Source: coolboy/Freepik

Cara Membuat Kopi Tubruk Otentik

Agar kamu bisa menikmati kopi tubruk dengan lebih nikmat, ada beberapa langkah mudah yang bisa kamu lakukan. Berikut cara membuat kopi tubruk agar rasanya tetap otentik.

1. Memilih Kopi Berkualitas

Langkah pertama adalah memilih biji kopi yang berkualitas. Pilihlah kopi yang sudah dipanggang dengan baik. Biasanya, kopi tubruk menggunakan kopi robusta, arabica, atau campuran keduanya. 

Pastikan juga kopinya masih fresh karena kesegaran kopi akan memengaruhi rasa kopi. Kalau bisa, pilih kopi lokal dari petani Indonesia untuk mendapatkan cita rasa khas yang otentik.

2. Menumbuk Kopi dengan Cara yang Benar

Ciri khas kopi tubruk adalah tekstur bubuknya yang kasar. Kamu bisa menggunakan grinder (penggiling kopi) manual atau mesin. Hindari menggiling kopi terlalu halus karena kopi yang kasar akan memberi cita rasa lebih bold (kuat) dan otentik.

3. Menentukan Takaran yang Tepat

Takaran kopi sangat penting agar rasa kopi lebih balance (seimbang). Kamu bisa menggunakan 2–3 sendok makan (sekitar 30-45 gram) bubuk kopi untuk setiap gelas. 

Namun, kamu bisa menyesuaikannya sesuai selera, ya. Kalau kamu suka kopi lebih bold, tambahkan takaran kopinya. Selain itu, sesuaikan juga ukuran gelas untuk membuat kopi agar rasa kopi tetap pas.

4. Proses Penyeduhan yang Tepat

Setelah bubuk kopi siap diseduh, didihkan air 280 ml hingga suhu 90°C–95°C. Takaran air ini untuk 2-3 sendok makan bubuk kopi, ya. Lalu, tuangkan air panas sedikit-sedikit agar kopi tercampur dengan baik. Setelah itu, biarkan kopi meresap selama beberapa menit.

5. Menyajikan Kopi Tubruk

Kopi tubruk biasanya disajikan panas dengan ampas kopi yang tetap berada di dasar gelas. Untuk menambah kenikmatan, kamu bisa menyajikannya bersama kue atau gorengan favorit, ya.

Dari penjelasan di atas, kamu tentunya sudah mendapat jawaban dari pertanyaan, “Apa itu kopi tubruk?” dan “Bagaimana cara membuat kopi tubruk, bukan? 

Kesimpulannya, kopi tubruk adalah kopi yang diseduh langsung dengan air panas tanpa disaring. Hasilnya, aroma dan rasa kopi terasa lebih kuat.

Nah, kini kamu tidak perlu repot kalau ingin berbelanja kopi tubruk, lho! Kamu bisa berbelanja kopi tubruk di aplikasi Alfagift. Yuk, download aplikasi Alfagift, nikmati kemudahan belanja kopi tubruk praktis dan efisien!