Home » Mom & Kids » Perawatan Bayi & Anak » Ibu Wajib Tahu, Ini Berat Badan Ideal Bayi Berdasarkan Usia

Ibu Wajib Tahu, Ini Berat Badan Ideal Bayi Berdasarkan Usia

berat badan ideal bayi

Memperhatikan berat badan ideal bayi sesuai dengan usianya sangat penting untuk orang tua agar dapat membantu memantau tumbuh kembangnya. Mengetahui berat, tinggi badan, serta lingkar kepala bisa menjadi pedoman untuk memantau perkembangan bayi termasuk normal atau tidak. 

Penurunan berat badan bayi secara berlebihan, terutama pada rentang usia 1-5 tahun bisa menjadi pertanda adanya masalah kesehatan. Di samping itu, peningkatan berat badan yang tidak wajar juga bisa memberikan dampak negatif, seperti obesitas atau penyakit metabolik lainnya.

Nah, untuk mengetahui berat badan ideal bayi berdasarkan usianya, yuk simak ulasan berikut!

Apa Itu Berat Badan Ideal?

Berat badan ideal adalah rentang berat badan yang dianggap sehat untuk tinggi badan, usia, serta komposisi tubuh bayi. Mengetahui berat badan ideal bayi termasuk salah satu cara untuk menilai apakah asupan nutrisi si kecil telah tercukupi dengan baik.

Ketika balita, anak mungkin cenderung mempunyai postur tubuh yang berisi dengan perut menonjol. Tapi, seiring berjalannya waktu dan semakin banyak aktivitas yang dilakukan, anak akan mengalami perubahan tubuh, termasuk bentuk dan proporsinya. Hal ini terjadi karena adanya peningkatan perkembangan otot dan penurunan jumlah lemak tubuh. 

Meski demikian, perlu diingat bahwa kecepatan pertumbuhan setiap anak berbeda-beda. Maka dari itu, pengukuran secara berkala sangat diperlukan untuk memastikan tidak ada kelainan atau gangguan pertumbuhan pada si kecil.

apa itu berat badan ideal

Baca Juga: Mengenal Growth Spurt Pada Bayi, Gejala dan Cara Mengatasinya

Berat Badan Ideal Bayi Berdasarkan Usia

Berat badan ideal bayi adalah salah satu hal yang perlu diperhatikan untuk menentukan status gizi si kecil selain tinggi badannya. Peningkatan berat badan anak biasanya terjadi secara signifikan ketika usia 1 tahun, biasanya tiga kali lipat dari berat ketika lahir. 

Selanjutnya, penambahan berat badan anak tidak akan terlalu signifikan, bahkan dapat mengalami penurunan. 

Kementerian Kesehatan RI telah memberikan panduan berat badan ideal bayi sesuai umur (BB/U) dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1995/Menkes/SK/XII/2010 tentang Standar Antropometri Penilaian Status Gizi Anak. Panduan tersebut juga telah disesuaikan dengan ketetapan berat badan ideal balita menurut WHO (World Health Organization).

Berat Badan Bayi Setelah Lahir

Berat badan bayi yang baru lahir sangat bervariasi. Namun, umumnya pada usia ini, bayi memiliki berat badan antara 2,7 sampai 3.9 kilogram dengan tinggi sekitar 47,5 hingga 52 sentimeter. 

Berat Badan Bayi Usia 4 Bulan

Bayi laki-laki berusia 4 bulan biasanya memiliki berat badan antara 6,1 sampai 7,7 kilogram. Sementara tinggi badannya mencapai 61,5 hingga 66 sentimeter. 

Berat Badan Bayi Usia 6 Bulan

Idealnya, saat usia 6 bulan bayi akan memiliki berat badan sekitar 7 sampai 8,8 kilogram dan tinggi badannya mencapai 64,8 hingga 69,1 sentimeter. 

Berat Badan Bayi Usia 8 Bulan

Berat badan ideal bayi usia 8 bulan biasanya adalah sekitar 7,6 hingga 9,5 kilogram dengan tinggi badan 68,1 sampai 73 sentimeter. 

    Berat Badan Bayi Usia 12 Bulan

    Saat memasuki usia 1 tahun, bayi umumnya memiliki berat badan 8,6 sampai 10,7 kilogram dan tinggi badan sekitar 72,6 hingga 77,7 sentimeter. 

    Berat Badan Bayi Usia 16 Bulan

    Pada usia ini, bayi akan memiliki berat badan ideal antara 9,3 sampai 11,8 kilogram dan tinggi badannya 77,2 hingga 82,6 sentimeter. 

    Berat Badan Bayi Usia 18 Bulan

    Saat berusia sekitar 18 bulan hingga 20 bulan, berat badan ideal bayi berkisar antara 9,8 sampai 12,5 kilogram dengan tinggi sekitar 79 hingga 87 sentimeter.

      Berat Badan Bayi Usia 22 Bulan

      Biasanya ketika berusia 22 bulan, bayi mempunyai berat badan antara 10,4 hingga 13 kilogram dan tinggi sekitar 82,8 hingga 88 sentimeter. 

        Berat Badan Bayi Usia 24 Bulan

        ketika mencapai usia 2 tahun, berat badan idealnya dapat mencapai 10,6 sampai 13,7 kilogram dengan tinggi badan 84,5 hingga 91 sentimeter. 

        Cara Menambah Berat Badan Bayi

        Orang tua perlu memperhatikan tumbuh kembang si kecil dan diharapkan peka terhadap perubahan yang terjadi pada tubuh anak. Hal ini untuk memastikan apakah pertumbuhan buah hati termasuk normal atau tidak. 

        Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menjaga dan menambah berat badan ideal bayi, antara lain:

        • Memastikan asupan nutrisi anak tercukupi sebanyak tiga kali sehari. Jika anak memiliki nafsu makan rendah atau porsi makan kecil, ubah jadwal makannya menjadi 4-5 kali sehari dengan porsi lebih kecil.
        • Hindari memberikan minum secara berlebihan karena bisa menyebabkan anak menjadi lebih muda kenyang.
        • Mengenalkan pentingnya konsep kenyang dan lapar dengan membuat jadwal makan, misalnya dengan memberikan jeda makan selama dua jam. 
        • Memberikan makanan dan minuman yang bernutrisi, misalnya susu dan buah-buahan. 
        • Menghindari makanan yang mengandung kadar gula tinggi, seperti minuman bersoda, sirup, atau permen.
        • Membatasi asupan makanan cepat saji atau keripik karena tidak mengandung nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan. 
        • Memberikan camilan sehat sebanyak 1-2 kali sehari.

        Faktor yang Mempengaruhi Berat Badan Bayi

        Pertumbuhan anak pada rentang usia di bawah lima tahun (balita) sangat membutuhkan banyak perhatian dari orang tua. Jika tinggi atau berat badannya tidak sesuai dengan anak seusianya, maka orang tua perlu mencari tahu lebih banyak. 

        Misalnya, ketika berusia 2 tahun, berat badan ideal bayi seusianya adalah sekitar 9 sampai 14 kilogram. Jika mempunyai berat badan lebih atau kurang dari angka tersebut, kemungkinan si kecil memiliki kondisi kesehatan tertentu, misalnya malnutrisi. 

        Ada beberapa faktor yang bisa memengaruhi berat badan ideal anak, yaitu faktor genetik, asupan gizi, aktivitas sehari-hari, hingga kondisi medis tertentu, seperti diabetes, gangguan pencernaan, kelainan kelenjar tiroid, hingga penyakit kanker. 

        Maka dari itu, penting sekali untuk memantau pertumbuhan si kecil sekaligus memenuhi asupan nutrisi sehari-harinya. Orang tua bisa mendapatkan kebutuhan untuk cukupi kebutuhan bayi melalui Alfagift yang bisa diakses dengan mudah. Download dan belanja sekarang!