Bulan suci Ramadan sudah di depan mata. Menjelang bulan Ramadan, kita sering mendapat ucapan dan membalas ucapan untuk menjalankan bulan Ramadan dengan baik dan lancar, terutama antara sesama umat muslim. Biasanya ucapannya adalah Ramadan Kareem dan Ramadhan Mubarak. Sebenarnya apa perbedaan Ramadan Kareem dan Ramadhan Mubarak?
Kedua ucapan ini biasanya diikuti dengan permohonan maaf. Meski sering diucapkan setiap tahun, tapi nyatanya masih banyak yang paham apa beda antara keduanya. Nah, supaya lebih yakin menggunakan kedua ucapan tersebut, di bawah ini adalah penjelasan lengkapnya:
Makna Ramadan Kareem
Kareem dalam bahasa Arab artinya murah hati. Di dalam Asmaul Husna juga terdapat Al Karim yang merupakan salah satu keagungan Allah SWT. Jadi saat dipadukan dengan Ramadan menjadi Ramadan Kareem, maknanya adalah bulan Ramadan yang murah hati. Karena maknanya ini, ada yang menganggap bahwa padanannya kurang tepat.
Yang bermurah hati sebenarnya adalah Allah SWT sebagai sang Pencipta yang memberikan nikmat kebaikan, dan keutamaan, terutama selama bulan Ramadan. Ada juga yang mengartikan Ramadan Kareem sebagai doa baik bagi orang yang dituju, yaitu “semoga bulan Ramdhan kali ini bermurah hati kepadamu dan keluarga.”
Sebenarnya, apa yang ingin disampaikan orang dengan mengucapkan Ramadan Kareem adalah semoga selama bulan Ramadan ini kita selalu dilimpahi dengan berkah dan kebaikan, sehingga bisa mencapai Hari Raya Idul Fitri di tanggal 1 Syawal nanti. Dengan begitu, berbagai kebaikan dan pahala akan didapat hingga berkali-kali lipat sehingga menjadi Ramadan yang penuh berkah.
Makna Ramadan Mubarak
Di sisi lain, kata mubarak artinya adalah diberkati atau bahagia. Jadi ketika dipadukan menjadi Ramadan Mubarak, dapat diartikan sebagai bulan Ramadan yang diberkahi atau bulan Ramadan yang bahagia. Paduan kedua kata ini dianggap lebih tepat, sehingga lebih sering digunakan. Bahkan tidak ada perdebatan mengenai penggunaannya.
Perbedaan Ramadan Kareem dan Ramadhan Mubarak
Kedua ucapan ini jelas memiliki arti yang berbeda. Selain itu, penggunaan Ramadan Kareem lebih sering diperdebatkan, sedangkan penggunaan Ramadan Mubarak tidak diperdebatkan sama sekali. Selebihnya, kedua ucapan ini sebenarnya sama-sama merupakan harapan agar umat muslim yang sedang menjalani ibadah puasa Ramadan diberikan kelancaran dan berkah yang berlimpah.
Mana yang Sebaiknya Diucapkan?
Makna di balik Ramadan Kareem dan Ramadhan Mubarak sebenarnya sama, meskipun kalau dibedah ternyata artinya berbeda. Jika kita menggunakan logika, maka ucapan yang sebaiknya digunakan adalah Ramadan Mubarak. Dilihat dari bahasa Arabnya pun artinya lebih masuk akal. Kita mengharap kebahagiaan dan keberkahan bagi umat Islam lainnya yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Ini diperkuat dengan berbagai sumber. Salah satu yang paling populer adalah pendapat Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin yang menyatakan bahwa “Hukumnya adalah bahwa kalimat ‘Ramadan Kareem’ (bulan Ramadan yang pemurah) tidak benar. Yang benar adalah ‘Ramadan Mubarak’ (Ramadan yang penuh berkah). Karena bukan bulan Ramadan yang memberi sehingga disebut pemurah, akan tetapi Allah Ta’ala yang memberikan keutamaan ini.”
Lalu bagaimana kalau di tahun-tahun sebelumnya sudah terlanjur menggunakan Ramadan Kareem untuk ucapan selamat dan permohonan maaf menjelang bulan puasa? Karena kita belum paham arti yang sebenarnya, apalagi bahasa Arab adalah bahasa asing bagi kita, tentu salah dalam penggunaannya tidak apa-apa. Tidak akan berdosa atau mengakibatkan hal negatif lainnya.
Sekarang, setelah kita lebih paham arti di baliknya, barulah kita bisa memutuskan sendiri mana yang lebih baik dipakai secara logika. Jadi tak perlu kuatir dengan kesalahan memilih ucapan ini di bulan Ramadan yang telah lalu.
Baca juga : Apa Saja Jenis Puasa dan Manfaatnya? Yuk, Temukan di Sini
Persiapan Menyambut Ramadan dan Lebaran
Menjalankan ibadah puasa Ramadan dan merayakan Hari Raya Idul Fitri memang sudah biasa dilakukan setiap tahun bagi umat muslim, namun bukan berarti tidak ada persiapan sama sekali. Agar lebih siap, Anda bisa mempersiapkan beberapa hal di bawah ini supaya makin mantap menjalaninya:
1. Membayar Puasa Tahun Lalu
Sudah jadi kewajiban bahwa puasa Ramadan di tahun lalu harus diselesaikan terlebih dahulu oleh umat muslim sebelum kita menjalankannya di tahun ini. Bagi yang puasa Ramadan masih bolong tahun lalu, segera selesaikan sebelum masuk Ramadan.
2. Istirahat Teratur
Selama 30 hari, kita harus bangun lebih pagi untuk sahur dan meningkatkan ibadah seperti shalat malam dan membaca Al-Qur’an. Sedangkan di siang hari mungkin ada kegiatan ibadah lain dan juga menjalankan aktivitas harian. Karena itu, sebaiknya atur istirahat yang sebelumnya kurang kualitasnya jadi lebih baik. Usahakan mulai tidur tidak terlalu malam agar kondisi tubuh tetap baik.
3. Meningkatkan Kualitas Ibadah
Bulan Ramadan merupakan kesempatan untuk meningkatkan kualitas ibadah kita. Misalnya, di Ramadan sebelumnya belum bisa membaca Al-Qur’an dengan lancar, maka usahakan tahun ini sudah lebih baik lagi. Atau tahun lalu belum bisa khatam Al-Qur’an, maka usahakan tahun ini sediakan waktu agar bisa khatam sebelum 1 Syawal.
Aneka Produk untuk Menyambut Lebaran
Menyambut Hari Raya Idul Fitri, biasanya umat muslim yang merayakan membutuhkan berbagai macam persiapan. Mulai dari bahan makanan, aneka kue, minuman, hingga perlengkapan untuk bersih-bersih rumah untuk menyambut tamu. Ini dia berbagai produk yang biasanya laris-manis dan dibutuhkan menjelang Lebaran:
- Sedaap Kecap Manis Kedelai Hitam Spesial
- TROPICANA SLIM Kecap Manis Bebas Gula
- LEE KUM KEE Kecap Asin Premium
- DJOE HOA Kecap Ikan
- SAORI Saus Oriental Saus Tiram
- Paket Bumbu Dapur
- Bumbu Dasar Kuning
- Desaku Bumbu Balado
- Indofood Racik Bumbu Spesial Kare
- Indofood Racik Bumbu Spesial Rendang
- Desaku Bumbu Gulai Padang
- Sambal Kecombrang Ijo Segari
- Sambal Bawang Segari
- Sambal Cumi Asin Segari
- Piring Mas Sambal Terasi
- MamaKoko Santan
- Sasa Santan Bubuk
- kara SUN Santan Kelapa
- ROSE BRAND Santan Kelapa
- Prima Rasa Minuman Fruit Cocktail
- SARANG TAWON Sirup Markisa
- Marjan Boudoin Syrup Leci
- KURNIA Specie Sirup Limonade Siroop Raspberry
- Monde Butter Cookies Blue
- KRISMA FOOD Vanilla Butter Cookies
- Good Times Cookies Double Chocolate
- KHONG GUAN Assorted Biscuit
- Wipol Pembersih Lantai Karbol Cemara
- CLING Pembersih Kaca Ocean Fresh
- Sunlight Sabun Cuci Piring Jeruk Nipis
- Sahaja Spray Higienis Disinfektan Sajadah & Mukena
- Eagle Eucalyptus Disinfectant Spray.
Nah, itu dia perbedaan Ramadan Kareem dan Ramadhan Mubarak yang perlu kita ketahui. Sudah siap menyambut bulan Ramadan dan Hari Lebaran? Yuk, siapkan berbagai produk yang penting untuk persiapan Lebaran.
Dapatkan berbagai rekomendasi produk di atas dan masih banyak lagi pilihan lainnya di Alfagift. Anda bisa belanja langsung dari aplikasinya dengan mudah. Lebih hemat waktu dan hemat biaya, tinggal tunggu sampai barang belanjaan diantar ke alamat tujuan. Setelah itu, pasti dapat Poin Alfagift. Bisa ditukar dengan berbagai voucher produk dan potongan harga!
Baca juga : Ini Dia Manfaat Kurma dan Produk yang Mengandung Kurma
