Hari Raya Imlek atau yang biasa kita sebut Tahun Baru Imlek adalah salah satu perayaan hari raya yang paling berwarna dan sangat ditunggu dalam kalender Tionghoa. Ketika merayakan Imlek, banyak sekali perayaan yang berkaitan dengan kebudayaan seperti tradisi kuno, barongsai, dan yang tidak kalah menarik yaitu makanan Imlek.
Bukan sekadar perayaan tahun baru biasa, perayaan hari raya Imlek juga menjadi sebuah momen pertemuan keluarga untuk menjalin hubungan antar keluarga untuk menyambut keberuntungan yang akan datang. Hidangan makanan perayaan Imlek turut menjadi salah satu ikon yang mendapatkan banyak perhatian karena memiliki makna bagi orang yang merayakannya
Ingin tahu lebih lanjut tentang perayaan dan makanan Imlek yang memiliki makna dalam? Pastikan dirimu baca artikel ini sampai selesai, ya!
- Hari Raya Imlek
- Ragam Makanan Imlek
- Jeruk Mandarin
- Kue Keranjang
- Manisan
- Siu Mie (Mie Panjang)
- Yee Sang / Yu Sheng
- Telur Teh
- Aneka Masakan Ikan
- Kuaci putih
- Jiaozi (Pangsit Cina)
- Lumpia Goreng
- Sup Delapan Jenis
- Aneka Masakan Bebek dan Ayam Utuh
- Kue Tang Yuan (Ronde)
- Kue Ku
- Udang
- Sayur
- Shi Zi Tao (Bakso Kepala Singa)
- Ba Bao Fan (Eight Treasure Rice Pudding)
- Mochi
- Kue Mangkok
Hari Raya Imlek
Saat Imlek tiba, banyak sekali perayaan yang bisa dinikmati tidak hanya masyarakat keturunan tionghoa, tetapi juga masyarakat umum. Bahkan di beberapa daerah di Indonesia, perayaan Imlek menjadi salah satu acara yang paling ditunggu oleh banyak orang karena menampilkan budaya Tionghoa yang beranekaragam dan menarik.
Sejarah Imlek melibatkan kisah-kisah legendaris dan budaya kuno Tiongkok pada zaman dahulu. Konon, perayaan ini awalnya merupakan sebuah upaya untuk mengusir monster bernama Nian dengan menggunakan hiasan warna-warni dan suara-suara yang keras.
Maka dari itu, tidak heran setiap perayaan tahun baru Imlek Anda akan menemui banyak sekali hiasan dan suara alat musik yang meriah.
Ragam Makanan Imlek
Selain tentang kebudayaan, perayaan Imlek juga meninggalkan kesan yang mendalam untuk setiap makanan yang disajikan. Tidak hanya soal rasa, makanan Imlek yang disajikan juga menyiratkan pesan dan makna kehidupan yang mendalam.
Berikut ini adalah berbagai ragam makanan Imlek yang dapat kamu temukan di Indonesia.
Jeruk Mandarin
Jeruk menjadi kudapan yang akan selalu dihidangkan saat tahun baru Tiongkok. Jeruk yang memiliki bentuk bulat dan berwarna kuning-oranye seperti matahari memiliki simbol kebahagiaan yang menguntungkan.

Kue Keranjang
Kue keranjang atau nian gao adalah makanan khas Imlek yang mirip dengan dodol. Hal unik dari kue keranjang adalah tidak boleh dimakan sebelum malam ke-15 perayaan Imlek (Cap Go Meh) karena untuk sesaji leluhur. Bagi masyarakat Tiongkok, kue keranjang memiliki simbol keberuntungan dan kemakmuran yang meningkat.

Manisan
Salah satu kudapan khas Imlek yang disenangi anak-anak adalah manisan. Dalam budaya Tiongkok, manisan untuk perayaan sebaiknya diletakkan di wadah berbentuk persegi delapan. Adapun jenis manisannya bermacam-macam, salah satunya adalah manisan melon yang melambangkan kesehatan.

Siu Mie (Mie Panjang)
Siu mie atau changshou mian adalah hidangan berat berupa mie goreng khas Imlek. Hidangan berbahan dasar mie kuning ini memiliki cita rasa gurih yang disajikan dengan berbagai macam sayur dan udang. Hidangan siu mie dianggap sebagai hidangan keberuntungan. Sebab terdapat kepercayaan dalam memakan hidangan ini, yaitu apabila saat memakan hidangan ini mie nya tidak putus, maka rejeki yang akan didapat akan lancar sepanjang tahun.
Yee Sang / Yu Sheng
Yee sang atau yu sheng adalah salad sayur khas Tiongkok dengan campuran ikan salmon. Cara memakannya adalah dengan mencampurkan semua sayuran dan ikan, kemudian dimakan bersama-sama. Yee sang memiliki simbol keberuntungan yang membaik.
Telur Teh
Telur teh atau chaye dan terbuat dari telur ayam yang direbus di dalam teh yang dicampur rempah-rempah. Sajian telur dalam perayaan Imlek menjadi simbol kesuburan dan kesejahteraan bagi masyarakat Tiongkok.
Aneka Masakan Ikan
Sajian ikan memiliki makna yang cukup menyentuh, apalagi kalau yang dihidangkan adalah ikan bandeng karena masyarakat Tionghoa percaya ikan melambangkan rejeki dan ikan bandeng sendiri adalah simbol dari kesabaran diantara banyaknya kesulitan.

Kuaci putih
Kuaci putih jadi salah satu kudapan di setiap perayaan Imlek. Menurut kepercayaan Tiongkok, kuaci memiliki makna kesuburan untuk menambah keturunan.
Jiaozi (Pangsit Cina)
Jiaozi atau pangsit cina sering disajikan sebagai kudapan yang cocok dimakan oleh semua anggota keluarga. Jaozi sendiri memiliki makna kekayaan dan keberuntungan.

Lumpia Goreng
Lumpia goreng atau chun juan jadi kudapan yang disajikan saat Imlek. Lumpia goreng memiliki bentuk seperti emas batangan, sehingga ada harapan ketika makan lumpia goreng seseorang akan mendapatkan kemakmuran.

Sup Delapan Jenis
Sup delapan jenis terdiri dari 8 bahan penting seperti ikan, teripang, udang, kerang, kacang ginkgo, abalone, perut ikan, jamur hitam, dan biji lotus. Sup delapan jenis dipercaya mampu mendatangkan kemakmuran.
Aneka Masakan Bebek dan Ayam Utuh
Sajian bebek dan ayam menjadi menu yang tidak pernah absen saat perayaan Imlek. Bebek dan ayam biasanya dimasak sederhana dan disajikan utuh yang melambangkan persatuan dan keutuhan, serta memulai awalan dengan baik dan mengakhirinya dengan baik pula.

Kue Tang Yuan (Ronde)
Makanan manis lainnya khas Imlek adalah tang yuan atau lebih dikenal dengan sebutan ronde. Kudapan berkuah ini menjadi salah satu makanan Imlek yang harus ada ketika ada pertemuan keluarga karena tang yuan memiliki makna kebersamaan.

Kue Ku
Kue ku merupakan makanan Imlek yang terbuat dari tepung beras ketan, berwarna merah dan bertekstur kenyal. Dalam kebudayaan Tiongkok, orang yang memakan kue ku akan memiliki umur panjang.

Udang
Dalam budaya masyarakat Tiongkok, keberadaan udang dalam sajian makanan saat perayaan tahun baru Imlek memiliki makna keberuntungan, keaktifan dan kebahagiaan.

Sayur
Aneka olahan sayur baik terutama tumisan menjadi salah satu menu makanan yang tidak boleh absen saat perayaan tahun baru Imlek. Dalam kebudayaan suku tionghoa, sayur-sayuran melambangkan kemajuan, pembaharuan, kekayaan, dan energi.
Shi Zi Tao (Bakso Kepala Singa)
Terbuat dari bahan dasar daging babi, shi zi tao sekilas mirip dengan bakso di Indonesia dengan siraman saus manis. Dalam kebudayaan Tiongkok, hidangan ini merupakan simbol dari persatuan dan kekuatan.
Ba Bao Fan (Eight Treasure Rice Pudding)
Puding beras atau ba bao fan termasuk ke dalam jenis dessert saat merayakan Imlek. Ba bao fan terdiri dari buah-buahan yang dikeringkan. Ba bao fan atau puding beras delapan kekayaan memiliki makna kekayaan dan keberuntungan di tahun baru.
Mochi
Mochi menjadi makanan Imlek yang banyak ditemukan ketika ada perayaan Imlek. Kudapan mochi memiliki arti keluarga yang selalu berkumpul di tahun baru.

Kue Mangkok
Kue mangkok memiliki tekstur kenyal dan rasanya manis, cocok dihidangkan untuk anak-anak saat Imlek. Dalam kebudayaan Tionghoa, kue mangkok memiliki simbol keberuntungan. Semakin banyak kue mangkok yang dimakan, maka kamu semakin banyak mendapatkan keberuntungan.

Itulah 20 makanan Imlek yang memiliki makna dan simbol yang dalam bagi kehidupan masyarakat Tiongkok. Anda bisa menikmati hidangan khas Imlek pada perayaan Tahun Baru Cina yang umumnya diadakan oleh komunitas Tionghoa di beberapa kota besar. Namun, jika kamu tertarik ingin membuat makanan khas Imlek sendiri untuk dinikmati bersama keluarga, tentu saja bisa!
Banyak resep makanan khas Imlek yang tersebar di internet dan bahan-bahan masakannya bisa kamu dapatkan dengan mudah melalui Alfagift. Jadi, kamu tertarik ingin mencoba hidangan khas Imlek yang mana?
Baca Juga: 15 Daftar Makanan Korea Halal yang Harus Kamu Coba!
