Apakah kucing kesayangan kamu sedang tidak mau makan, lemas, dan tidur terus sepanjang hari? Jangan disepelekan, ya! Kucingmu mungkin sedang merasa tidak nyaman karena suatu hal atau ada indikasi kesehatannya terganggu. Kalau dibiarkan terlalu lama, kondisi kucing akan semakin lemas dan berat badannya menurun. Kucing juga bisa mengalami mual, muntah, hingga demam. Jadi, kamu harus mencari tahu penyebabnya dan mengatasinya secepat mungkin. Lantas, apa saja penyebab kucing tidak mau makan dan tidur terus? Bagaimana cara mengatasinya? Yuk, cari tahu jawabannya di artikel ini!
- Penyebab kucing tidak mau makan dan lemas tidur terus
- Ketahui cara mengatasi kucing tidak mau makan dan tidur terus
- 1. Pertolongan pertama berikan asupan cairan agar kucing tidak semakin lemas
- 2. Coba berikan variasi makanan atau snack khusus kucing yang aromanya tajam
- 3. Bersihkan dan rapikan lingkungan sekitar tempatnya tidur
- 4. Berikan perhatian lebih untuk kucingmu
- 5. Konsultasikan dengan dokter hewan langgananmu
Penyebab kucing tidak mau makan dan lemas tidur terus
Kira-kira apa, ya, penyebab kucing kehilangan nafsu makannya? Nah, ada 5 faktor yang paling sering membuat kucing tidak mau makan, mulai dari masalah kesehatan, efek pasca tindakan medis, hingga stres. Berikut ini penjelasan detailnya.
1. Ada masalah pada kesehatan kucing
Melalui laman PetMD, dokter hewan Jennifer Grota menjelaskan beberapa masalah kesehatan yang bisa menyebabkan kucing kehilangan nafsu makannya.
– Infeksi bakteri atau virus
Infeksi bakteri atau virus seperti feline leukimia virus (FeLV) dan feline immunodeficiency virus (FIV) sangat mungkin membuat kucing tidak mau makan, lemas, dan muntah. Kedua virus ini sangat rentan menyerang sistem kekebalan tubuh kucing. Bahkan, berbagai organ pada kucing, termasuk saluran pencernaan, akan mengalami masalah serius jika terkena FeLV.
– Masalah pada saluran pernapasan
Kucing mungkin saja terkena pilek yang mengakibatkan hidungnya tersumbat. Hal ini menyebabkan kucing tidak bisa mengendus aroma makanannya dengan baik sehingga nafsu makannya berkurang. Penyakit lain seperti polip pada hidung kucing juga bisa menjadi penyebab hilangnya nafsu makan. Masalah pada saluran pernapasan ini biasanya ditandai dengan mata kucing yang berair, hidung basah, dan sering bersin.
– Masalah pada mulut atau gigi kucing
Ketika kucing tidak mau makan, coba cek dulu bagian mulut dan giginya. Apakah ada luka atau sariawan pada dinding mulut atau gusinya? Apakah banyak karang gigi atau ada gigi yang patah? Cek juga apakah ada benda asing yang terselip di giginya.
Masalah pada mulut atau gigi membuat kucing kesakitan dan sulit mengunyah makanan. Akibatnya, kucing tidak mau makan dan memilih untuk tidur terus. Ketika ada masalah pada mulut atau gigi kucing, kamu bisa mendeteksi lewat bau tidak sedap di mulutnya, air liur yang keluar berlebihan, atau adanya pendarahan.
– Masalah pada sistem pencernaan / gastrointestinal
Sistem pencernaan kucing rentan terkena penyakit yang membuatnya kehilangan nafsu makan. Kucing yang mengidap radang usus, cacingan, atau sembelit akan merasa tidak nyaman di bagian perutnya sehingga malas untuk makan. Biasanya kucing yang bermasalah dengan pencernaan akan mengalami mual, kembung, atau diare. Benda asing yang tidak sengaja tertelan dan masuk menyumbat di bagian usus menjadi masalah lain di sistem pencernaan kucing.
– Masalah jantung
Tidak hanya manusia, kucing juga bisa mengalami gagal jantung, lho. Biasanya kondisi ini disebut dengan gagal jantung kongestif. Tanda yang biasanya muncul adalah kucing terlihat sangat mudah kelelahan, suka bersembunyi, napasnya terdengar berdesing, dan tidak nafsu makan. Pada beberapa kucing, muncul batuk dan terlihat sulit bernapas.
Baca juga: Pecinta Anabul, Ini 7 Penyebab Bulu Kucing Rontok
2. Efek pasca mendapat tindakan medis
Kucing yang baru selesai mendapat tindakan medis biasanya akan kehilangan nafsu makan dalam beberapa jam setelahnya. Tindakan medis ini contohnya seperti vaksinasi, sterilisasi, atau operasi khusus. Efek dari obat bius pada tindakan sterilisasi dan operasi menjadi faktor penyebab kucing masih merasa mual, lemas, ingin tidur terus, dan malas makan.
3. Kucing tidak menyukai makanannya
Pemilihan merek, jenis makanan, dan varian rasa akan mempengaruhi nafsu makan kucing. Kalau kucing tidak menyentuh makanan atau hanya sekadar mengendusnya, mungkin kamu harus mencari varian lain yang sesuai seleranya.
4. Usia kucing yang semakin menua
Semakin usianya menua, tubuh kucing akan mengalami penurunan metabolisme serta berkurangnya fungsi organ dan indera. Contohnya, kucing senior tidak bisa mencium aroma makanan dengan optimal. Ini berdampak pada nafsu makannya sehingga kucing cepat lemas dan lebih banyak tidur.
5. Psikologis kucing bermasalah
Berbagai kondisi di lingkungan tempat tinggal bisa berdampak pada psikologis kucing. Kondisi tersebut contohnya seperti perubahan interior rumah, tata letak barang, atau ada penghuni baru. Persaingan dengan kucing baru yang jumlahnya semakin banyak juga bisa memicu rasa takut dan tertekan. Akibatnya, kucingmu tidak nafsu makan dan lebih suka bersembunyi.
Baca juga: Jamur Kucing: Penyebab, Jenis, dan Cara Ampuh Mengobatinya
Ketahui cara mengatasi kucing tidak mau makan dan tidur terus
Nah, setelah tahu penyebabnya, lantas seperti apa cara mengatasi agar kucing mau makan dan fisiknya kuat lagi? Tim Alfagift merangkumkan beberapa cara yang bisa kamu coba untuk mengatasi masalah kucing yang tidak mau makan dan lemas tidur terus.

1. Pertolongan pertama berikan asupan cairan agar kucing tidak semakin lemas
Sebelum mencari tahu lebih dalam penyebab kucing tidak mau makan, pastikan kamu memberikan asupan cairan yang cukup sebagai tindakan pertolongan pertama. Siapkan wadah minum berisi air bersih dan letakkan di tempat yang mudah dijangkau oleh kucing.
Kalau kucing tidak bisa minum sendiri, coba bantu berikan dengan menggunakan pipet atau sendok kecil. Cairan yang cukup menghindarkan kucing dari risiko dehidrasi dan mencegahnya semakin lemas.
2. Coba berikan variasi makanan atau snack khusus kucing yang aromanya tajam
Pancing nafsu makan kucing dengan memberikan jenis makanan kucing yang berbeda dari biasanya. Pilih makanan dengan aroma yang tajam. Kalau kamu biasanya memberikan dry food, maka cobalah dengan wet food yang teksturnya lembut dan aromanya lebih kuat.
Untuk tekstur yang lebih ringan, snack kucing bisa menjadi pilihan. Pastikan makanan atau snack mengandung nutrisi terbaik agar maksimal membantu pemulihan kondisi kucingmu. Bagaimana jika kucing tidak kuat untuk makan sendiri? Cobalah mengencerkan makanannya dan berikan perlahan melalui spuit ke dalam mulutnya.
3. Bersihkan dan rapikan lingkungan sekitar tempatnya tidur
Berikan kenyamanan untuk kucingmu! Perhatikan area di sekitar tempatnya biasa bermain dan istirahat. Bersihkan area tersebut sehingga kucing tetap merasa aman dan nyaman. Kamu bisa meletakkan mainan dan alas tidur yang hangat untuknya. Jika memungkinkan, jangan biarkan kucing atau hewan lain mendekati tempat istirahatnya sementara waktu.
4. Berikan perhatian lebih untuk kucingmu
Perhatian dan kedekatan dengan pemiliknya akan memberikan rasa tenang bagi kucing. Luangkan lebih banyak waktu dengan kucingmu sambil mengamati perubahan perilaku seperti apa yang terjadi padanya sampai tidak mau makan. Sentuhan dan komunikasi yang hangat akan mengurangi rasa cemas pada kucing. Kamu bisa coba bicara perlahan sambil memberikan sedikit makanan atau snack.
5. Konsultasikan dengan dokter hewan langgananmu
Jika kamu tidak yakin dengan kondisi kucing yang tidak mau makan dan tidur terus, maka segeralah berkonsultasi dengan dokter hewan. Jangan tunda membawanya ke klinik jika kondisi kucing menurun dengan sangat cepat. Dokter hewan bisa melakukan pemeriksaan fisik yang lebih mendetail, cek darah di laboratorium, atau pemeriksaan pendukung lainnya. Dari hasil pemeriksaan, dokter hewan akan memberikan saran terbaik sesuai penyebab dan kondisi terkini kucingmu.
Jangan berusaha mengobati sendiri jika kucing sudah mengalami sesak napas, muntah, mata kuning, dan diare. Hindari memberikan obat manusia karena bahan dan dosisnya tidak cocok untuk kucing. Semakin cepat kamu membawa ke klinik atau dokter hewan, maka deteksi dan penanganan dini akan memudahkan pemulihan kondisi kucing kesayanganmu.
Itulah berbagai penyebab kucing tidak mau makan dan tidur terus serta cara mengatasinya. Pastikan kamu rutin mengecek kondisi kucing kesayanganmu, ya. Jangan lupa selalu memberikan makanan kucing bernutrisi untuk mendukung kesehatannya.
Nah, kamu bisa belanja persediaan makanan kucing tanpa repot keluar rumah melalui aplikasi Alfagift. Ada banyak pilihan merek dry food dan wet food kucing untuk tiap tahap usia.
Yuk, download aplikasi Alfagift sekarang di Google Play Store atau App Store. Manfaatkan berbagai promo menarik dan gratis ongkir sepuasnya supaya belanja makin hemat!
