Unsalted butter adalah mentega yang memiliki rasa tawar karena tidak ditambahkan garam ketika proses pembuatannya. Unsalted butter dianggap lebih sehat dan cocok digunakan sebagai MPASI anak.
Lantas, apa bedanya salted butter dan unsalted butter? Yuk, simak informasi lengkapnya di ulasan berikut!
Perbedaan Salted Butter dan Unsalted Butter
Unsalted butter adalah jenis mentega yang memiliki masa kedaluwarsa lebih cepat dibandingkan salted butter karena kandungan garamnya cenderung rendah.
Seperti yang diketahui, garam pada makanan umumnya bukan hanya sebagai penyedap, tapi juga untuk pengawet alami. Beberapa perbedaan lain dari salted butter dan unsalted butter, antara lain:
Tekstur dan Rasa
Jika dilihat sekilas, tekstur unsalted butter dan salted butter cenderung mirip. Keduanya sama-sama berwarna kuning dan teksturnya setengah padat.
Unsalted butter adalah mentega yang dibuat tanpa tambahan garam, rasanya cenderung menyerupai minyak. Sedangkan salted butter rasanya lebih gurih.
Masa Penyimpanan
Seperti yang telah disebutkan di atas, masa penyimpanan salted butter jauh lebih panjang daripada unsalted butter. Ini karena tambahan garam pada salted butter dapat menjadi pengawet alami.
Adanya tambahan garam juga akan menetralkan rasa manis alami dari mentega tersebut dan menjadi lebih gurih.
Kadar Natrium/Garam
Sebenarnya setiap merek mentega memiliki kandungan natrium berbeda-beda, tergantung pada jenis garam yang dipakai. Umumnya, pada satu sendok makan penyajian salted butter terdapat 90 mg garam.

Bolehkah Menggunakan Unsalted Butter untuk MPASI?
Unsalted butter adalah salah satu bahan makanan yang bisa menjadi sumber nutrisi dan digunakan sebagai MPASI sejak anak berusia 6 bulan.
Pemakaian unsalted butter juga tidak bisa dilakukan tanpa takaran karena anak di bawah usia 3 tahun tidak diperbolehkan mengonsumsi kalori secara berlebihan.
Unsalted butter mengandung lemak jenuh dan kolesterol tinggi. Terlalu banyak mengonsumsi makanan mengandung kedua nutrisi tersebut dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, seperti obesitas dan kolesterol tinggi.
Jadi, unsalted butter aman jika dikonsumsi secukupnya atau sekitar setengah kebutuhan lemak anak. Misalnya, untuk anak berusia 1 tahun mereka membutuhkan sekitar 1.000 kalori per hari, sehingga kamu bisa menggunakan 500 kalorinya dari lemak.
Manfaat Unsalted Butter untuk MPASI Anak
Unsalted butter adalah salah satu bahan yang bisa digunakan untuk MPASI saat anak mulai mencoba mencicipi makanan bertekstur padat. Orang tua juga perlu mencari tahu terlebih dulu apakah si kecil memiliki alergi pada protein hewani atau tidak.
Adapun beberapa manfaat unsalted butter untuk MPASI:
Sumber Mineral Sehat
Unsalted butter mengandung mineral-mineral yang penting untuk anak, seperti zinc, mangan, selenium, tembaga, dan asam laurat. Mineral ini berfungsi untuk antioksidan yang bisa menjaga anak dari berbagai infeksi berbahaya.
Asam laurat dalam unsalted butter bisa membantu sistem daya tahan tubuh untuk menangkal infeksi jamur.
Sumber Kolesterol Baik
Kadar lemak pada unsalted butter termasuk tinggi, namun bahan ini bisa menjadi sumber kolesterol yang baik untuk tubuh.
Kolesterol yang baik sangat penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak agar lebih optimal.
Tinggi Kandungan Nutrisi
Unsalted butter adalah bahan dengan kandungan vitamin A, D, E, dan K yang larut dalam lemak. Kandungan vitamin tersebut bagus untuk mata, kesehatan kulit, serta menjaga kekebalan tubuh.
Mentega juga termasuk makanan dengan lemak jenuh yang tinggi dan dianggap kurang sehat. Pastikan untuk tidak menggunakan secara berlebihan agar gizinya tetap seimbang.
Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Unsalted butter adalah sumber antioksidan untuk melawan radikal bebas yang biasanya dihasilkan saat tubuh mengalami proses metabolisme.
Mentega dalam MPASI juga mengandung resveratrol tinggi atau sebuah zat untuk melawan penyakit serius dan bahkan dapat mencegah timbulnya kerusakan saraf.
Membantu Kinerja Otak
Asam lemak omega-3 dan omega-6 dalam unsalted butter sama dengan yang ada pada ikan.
Asam lemak tersebut bisa meningkatkan perkembangan kinerja otak pada anak. Jadi ini bisa menjadi solusi apabila si kecil tidak suka makan ikan.
Sebagai Sumber Energi
Anak membutuhkan kalori harian yang sekitar setengahnya harus berasal dari lemak dan kamu bisa mendapatkannya dari unsalted butter.
Lemak tersebut berperan penting sebagai sumber energi yang akan mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.
Menjaga Sistem Pencernaan
Unsalted butter mengandung berbagai nutrisi yang bisa berguna dalam sistem pencernaan, salah satunya glikosfingolipid.
Zat tersebut dapat berinteraksi dengan mikroba yang terdapat dalam saluran pencernaan. Serta berperan penting untuk menjaga keseimbangan mikrobiota usus agar tetap sehat.
Dengan kemampuan tersebut, glikosfingolipid akan mendukung kesehatan sistem saluran pencernaan anak.

Itulah penjelasan seputar perbedaan unsalted butter dan manfaatnya sebagai MPASI pada anak. Unsalted butter adalah margarin tanpa garam yang cocok dinilai lebih sehat dan cocok ditambahkan pada bahan MPASI anak.
Kamu bisa mendapatkan berbagai pilihan unsalted butter yang berkualitas melalui Alfagift. Cukup pesan di aplikasi dan tunggu di rumah. Yuk, download aplikasi Alfagift sekarang!
