Home » Makanan » Indomie vs Mie Gaga, Persaingan Mi Instan Viral, Siapa Jawaranya?

Indomie vs Mie Gaga, Persaingan Mi Instan Viral, Siapa Jawaranya?

indomie vs mie gaga

Indomie vs Mie Gaga terus menjadi perbincangan sejak viral pada 2023 lalu. Kisahnya dimulai ketika fakta menarik tentang Djajadi Djaja terungkap ke publik. Djajadi adalah pemilik Mie Gaga yang ternyata pencetus terciptanya produk Indomie di tahun 1980-an.

Mengutip dari laman Ajaib, berita ini bahkan sempat menggoyang pergerakan saham ICBP sebagai emiten Indomie. Nah, sebenarnya bagaimana peta persaingan kedua merek mi instan yang sempat viral ini? Indomie vs Mie Gaga, siapakah jawaranya? Yuk, simak pembahasannya berikut ini.

Sejarah Indomie Mie Gaga, Persaingan bisnis kawan yang jadi lawan

Jika kamu bertanya apakah Mie Gaga dan Indomie itu sama, maka jawabannya adalah tidak sama, baik itu bumbu, rasa, hingga perusahaannya. Nah, yang sama adalah orang yang berada di balik lahirnya kedua produk mi instan tersebut, yaitu Djajadi Djaja. Berikut ini detail sejarah mi instan Indomie dan Mie Gaga.

1968 – Supermi mendahului produksi mi instan di tanah air

Sekitar tahun 1968, PT Lima Satu Sankyu memproduksi mi instan di Indonesia dengan merek Supermi. Perusahaan ini merupakan kerjasama antara PT Sankyo Shokuhin Kabushi Kaisha dengan PT Lima Satu milik Sjarif Adil Sagala.

1970 – Djajadi Djaja dan terciptanya Indomie

Di tahun 1970, Djajadi Djaja sebagai pemilik Group Djati mendirikan PT Sanmaru Food Manufacturing Co Ltd. Perusahaan ini didirikan Djajadi bersama 3 rekannya, yaitu Ulong Senjaya, Pandi Kusuma, dan Wagyu Tjuandi.

PT Sanmaru Manufacturing Co Ltd fokus memproduksi mi instan dengan merek Indomie yang merepresentasikan Indonesia Mie. Produksi Indomie digagas untuk menjawab kebutuhan pangan nasional yang kala itu sedang menghadapi krisis beras. Produk pertama Indomie adalah mi instan kuah rasa kaldu ayam.

1980 – Kemunculan Sarimi dan ajakan kerjasama pada Djajadi

Krisis beras yang masih terjadi di Indonesia hingga awal tahun 1980-an membuat pengusaha bernama Sudono Salim tertarik untuk terjun ke bisnis mi instan. Salim adalah pemilik PT Bogasari, produsen tepung terigu ternama di tanah air.

Salim mendirikan PT Sarimi Asli Jaya dengan produk mi instan bermerek Sarimi. Ia yakin akan sukses menjadikan produknya sebagai makanan pokok di tengah krisis beras. Apalagi, ia memiliki PT Bogasari sebagai pemasok tepung terigu yang menjadi bahan utama pembuatan mi.

Sayangnya, ketika Sarimi sudah mulai diproduksi dalam jumlah banyak, stok beras di Indonesia mulai pulih. Untuk mengatasi persoalan distribusi Sarimi, Salim kemudian mendekati Djajadi untuk mengajaknya bekerjasama. Namun, Djajadi menolak.

Salim yang tidak kehabisan akal menginvestasikan modal hingga 10 juta US Dollar untuk mempertahankan Sarimi. Ia juga nekat menjual Sarimi dengan harga murah di bawah Indomie untuk menggaet banyak konsumen.

1982 – Varian baru Indomie kuah

Di tengah persaingan bisnis mi instan, Indomie mengeluarkan varian rasa baru, yaitu kuah kari ayam. Konsumen menyambut baik varian ini karena langsung laris di pasaran.

1983 – Awal Indomie goreng diproduksi

Satu tahun kemudian, Indomie kembali mengeluarkan varian baru. Jika dua varian sebelumnya adalah mi instan kuah, kali ini Indomie memproduksi mi instan goreng untuk pertama kalinya.

1984 – Berdirinya PT Indofood Interna

Strategi bisnis Sarimi yang diterapkan oleh Salim rupanya berhasil. Sarimi menguasai sekitar 40% pangsa pasar mi instan di Indonesia. Salim kemudian kembali mendekati Djajadi untuk mengajak kerjasama dalam produksi dan distribusi mi instan.

Djajadi akhirnya sepakat untuk menjalin kerjasama dengan Salim. Keduanya mendirikan PT Indofood Interna. Soal pembagian saham, Djajadi mendapatkan porsi 57,5% dan Salim sebesar 42,5%. Hendy Rusli, orang dekat dari Djajadi, ditunjuk untuk memimpin jalannya PT Indofood Interna ini.

Dalam beberapa tahun, bisnis mi instan di bawah naungan PT Indofood Interna berjalan baik. Bahkan, perusahaan ini berhasil mengakuisisi PT Lima Satu Sankyu yang memproduksi Supermi.

1993 – Kepemilikan Indofood sepenuhnya di Salim Group

Sekitar tahun 1993 terjadi permasalahan keuangan di internal perusahaan milik Djajadi. Salim mengkhawatirkan jika masalah ini akan mengganggu kinerja PT Indofood Interna. Djajadi kemudian dikeluarkan dan kepemilikan Indofood sepenuhnya menjadi milik Salim Group.

Ketika itu, Djajadi terpaksa menjual perusahaan dan 11 merek yang ada di dalamnya dengan harga murah. 11 merek itu termasuk Indomie dan Chiki.

1993 – Djajadi membangun bisnis mi instan di bawah PT Jakarana Tama

Setelah lepas dari Indofood, Djajadi berusaha mengembangkan bisnis mi instan di bawah naungan PT Jakarana Tama. Perusahaan ini sebenarnya sudah ada sejak 1988 yang fokus pada produksi makanan kaleng. Mulai 1993, perusahaan ini mengeluarkan produk mi instan dengan merek Michiyo, Michi, dan Karomah.

1994 – Bergabungnya dua perusahaan di Indofood

PT Indofood Interna yang sudah menjadi milik Salim Group pada tahun 1994 digabung dengan PT Sanmaru Food Manufacturing Co Ltd. Perusahaan barunya menjadi PT Indofood Sukses Makmur Tbk.

1998 – Gugatan Djajadi pada Indofood

Pada tahun 1998, Djajadi mengajukan gugatan hukum terhadap PT Indofood. Ia menuntut ganti rugi sebesar Rp620 miliar. Djajadi menuding bahwa Salim memanipulasi kepemilikan saham. Dengan kondisi keuangannya yang tidak baik, Djajadi merasa dipaksa untuk menjual saham dan mereknya di PT Indofood Interna tbk dengan harga yang terlalu murah.

Sayangnya semua upaya hukum yang ditempuh Djajadi hingga ke Mahkamah Agung tidak membuahkan hasil. Gugatannya ditolak oleh hakim.

1998 dan 2000 – Dua varian Mie Gaga hadir di pasaran

Mengutip dari laman PT Jakarana Tama, Mie Gaga diproduksi pada tahun 1998 dengan dua varian, yaitu Mie Gaga biasa dan Mie Gaga 100. Awalnya yang diproduksi adalah mi instan kuah rasa soto mi dan ayam bawang. Baru pada tahun 2000-an, Mie Gaga 100 goreng extra pedas dikeluarkan di pasaran.

Indomie vs Mie Gaga, mana yang lebih banyak peminat?

Mengutip dari Kumparan, Kantar Brand Footprint Report 2024 menempatkan Indomie sebagai “The Most Chosen Instant Noodle Brand in The World”. Jika melihat data dari Top Brand Index, sampai dengan 2024 ini, Indomie masih menjadi market leader. Indomie menguasai 71,20% pangsa pasar mi instan. Keberhasilan Indomie tidak terlepas dari reputasi merek, kualitas produk, inovasi rasa, dan loyalitas pelanggannya.

Lantas, bagaimana dengan Mie Gaga? Sejauh ini, pangsa pasarnya baru mencapai angka 4,20% sehingga menempatkannya di urutan ketiga setelah Mie Sedaap. Namun, tidak tertutup kemungkinan Mie Gaga terus berkembang.

Inovasi produk dan cara pemasaran melalui media sosial cukup memberi dampak. Mie Gaga mulai memiliki konsumen loyal. Terutama pasca viralnya kisah tentang Djajadi Djaja, popularitas Mie Gaga kian meningkat.

Varian Indomie vs Mie Gaga

Tiap merek tentu harus terus berinovasi untuk memenangkan persaingan di pasar mi instan. Salah satunya inovasi dalam varian rasa. Nah, Indomie dan Mie Gaga sudah mengeluarkan banyak sekali varian untuk memikat konsumen. Dari segi jumlah varian, Indomie masih lebih banyak daripada Mie Gaga.

Varian rasa Indomie

varian rasa indomie

Indomie punya varian goreng, kuah, premium, kuliner Indonesia, jumbo, hype abis, dan korean series. Masing-masing varian menghadirkan banyak pilihan rasa. Berikut ini daftarnya.

1. Dry-based Noodle

Varian mi instan goreng dengan berbagai pilihan rasa yang khas dan menggugah selera.

· Indomie goreng spesial

· Indomie goreng hot & spicy

· Indomie goreng kriuk pedas

· Indomie goreng sambal matah

· Indomie goreng sambal rica

· Indomie goreng rasa kebuli

2. Soup-based Noodle

Varian Indomie bagi penyuka mi instan berkuah yang kaya rasa.

· Kaldu ayam

· Kari ayam

· Ayam spesial

· Soto mie

· Soto mie spesial ekstra koya gurih

· Ayam bawang

· Soto koya pedas dower

· Soto koya nagih

· Rasa baso sapi

· Rasa kaldu udang

3. Premium Collection

Varian Indomie dengan bentuk dan tekstur mi premium.

· Indomie goreng keriting goreng spesial

· Indomie soup noodles tori kara japanese ramen

Baca juga: Indomie Jepang, Varian Rasa Baru Khas Negeri Sakura!

4. Kuliner Indonesia

Varian mi instan yang fokus menghadirkan cita rasa kekayaan kuliner dari berbagai daerah di Indonesia.

· Indomie goreng aceh

· Indomie goreng rendang

· Indomie soto banjar

· Indomie soto banjar limau kuit

· Indomie soto lamongan

· Indomie soto betawi

· Indomie soto padang

· Indomie soto medan

· Indomie sop buntut

· Indomie cakalang

· Indomie goreng dendeng balado

· Indomie goreng ayam pop

· Indomie goreng masak habang

· Indomie coto makassar

· Indomie kari ayam medan

· Indomie empal gentong

· Indomie mie celor

· Indomie pedas mercon

5. Jumbo

Ukuran biasa kurang banyak untukmu? Indomie bikin varian jumbo yang porsinya mengenyangkan!

· Indomie goreng spesial jumbo

· Indomie goreng rendang jumbo

· Indomie goreng ayam panggang jumbo

6. Hype Abis

Varian Indomie dengan rasa kekinian dan disukai oleh anak muda.

· Indomie goreng ayam geprek

· Indomie goreng kebab rendang

· Indomie hot jeletot

7. Korean Series

Indomie untuk penggemar cita rasa ramyeon ala Korea, nih! Ada 3 pilihan rasa dengan tampilan kemasan yang penuh warna.

· Indomie korean k-rose

· Indomie korean spicy ramyeon

· Indomie korean frery chikin

Baca juga: 6 Rekomendasi Rasa Indomie yang Paling Laris

Varian Rasa Mie Gaga

varian rasa mie gaga

Hampir sama seperti Indomie, Mie Gaga juga punya varian goreng dan kuah. Selain itu, Mie Gaga berinovasi dengan menghadirkan varian mie 100 extra pedas, mi gepeng, dan mi aussie.

1. Gaga 100 Extra Pedas

Semua serba pedas! Varian mi instan yang dibuat dari tepung terigu terbaik dan dipadukan dengan rempah-rempah Indonesia.

· Spicy soto (kuah – level 2)

· Spicy blackpepper (goreng – level 2)

· Spicy chipotle (goreng – level 3)

· Hot & spicy jalapeno (goreng & kuah – level 5)

· Hot & spicy habanero (goreng kuah – level 7)

Kalau kamu bertanya Mie Gaga yang viral rasa apa? Nah, Gaga 100 extra pedas jawabannya! Varian hot & spicy jalapeno ramai dicari karena sensasi pedasnya bikin ketagihan.

2. Gaga 1000

Varian mi instan dengan rasa original yang ringan dan khas.

· Mie goreng

· Kaldu ayam

· Soto mie

3. Gaga Indonesia Mie

Varian mi goreng instan bertekstur lembut. Kombinasi rasa manis dan asin dari rempah dan bumbu pilihan.

· Indonesia mie goreng original

4. Gaga Mie Gepeng

Varian mi instan dari tepung terigu terbaik yang dipadukan dengan rempah dan bumbu khas Indonesia.

· Gaga gepeng chicken blackpepper (goreng)

· Gaga gepeng green chili soto (kuah)

· Gaga gepeng chicken roasted (goreng)

5. Gaga Mie Aussie

Varian mi instan spesial dengan dua pilihan rasa. Gaga mie aussie dibuat dari tepung terigu Australia yang dikombinasikan dengan bumbu tradisional Indonesia.

· Soto segaar

· Goreng spesial

6. Mie Gaga Cup 100 Extra Pedas

Mi instan dalam kemasan cup yang praktis dan tinggal seduh dengan air panas.

· Kuah jalapeno

· Kuah soto

· Goreng jalapeno

Battle Indomie goreng spesial vs Mie Gaga goreng original, mana yang lebih enak?

Cukup sulit untuk menjawab pertanyaan mana yang lebih enak antara Indomie atau Mie Gaga. Kedua mi instan ini memiliki banyak sekali varian rasa yang belum tentu dimiliki juga oleh pesaingnya. Selain itu, persoalan enak atau tidak enak pasti kembali ke selera masing-masing.

Namun, sebagai perbandingan, Tim Alfagift mencoba mencicipi varian yang sama pada kedua merek ini, yaitu Indomie goreng spesial dan Mie Gaga goreng original. Banyak yang memberi ulasan kalau rasa kedua varian ini mirip banget! Benarkah? Yuk, mari kita ulik.

1. Bumbu

Dari segi bumbu, isi keduanya hampir sama. Indomie goreng spesial dan Mie Gaga goreng original menggunakan bumbu bubuk, bumbu minyak, saus sambal, kecap manis, dan bawang goreng. Di beberapa daerah, Indomie goreng diproduksi tanpa saus sambal, tapi diganti dengan menggunakan bubuk cabai.

2. Tampilan, tekstur, dan rasa setelah dimasak

Dari segi tampilan, mi pada Mie Gaga lebih kecil dan sedikit keriting dibandingkan Indomie. Mie Gaga juga lebih pekat di bumbu karena terlihat lebih kecoklatan.

Untuk tekstur, Mie Gaga terasa lebih kenyal. Tim Alfagift butuh durasi waktu lebih lama ketika merebus Mie Gaga untuk mendapatkan tingkat kematangan yang pas.

Untuk rasa, antara Indomie dan Mie Gaga bisa dibilang hampir mirip, tapi tetap ada perbedaannya. Kalau Indomie goreng, cita rasanya lebih gurih manis. Sementara Mie Gaga goreng lebih gurih, asin, dan saus sambalnya cukup pekat.

Dari battle rasa Indomie goreng spesial vs Mie Gaga goreng original, Tim Alfagift menyimpulkan kalau kedua mi instan ini sama-sama enak. Masing-masing punya ciri khas sendiri ketika mampir di lidah. Cobain, deh!

3. Kandungan nutrisi

Mana yang lebih sehat antara Indomie goreng atau Mie Gaga goreng? Perhatikan saja informasi nilai gizi yang tertera pada kemasan. Nilai gizi ini per takaran saji, ya. Indomie goreng takaran sajinya 80 gram dan Mie Gaga takaran sajinya 88 gram.

Nilai gizi Indomie goreng:

– Energi total 370 kkal

– Protein 7 gram

– Karbohidrat total 49 gram

– Lemak total 16 gram

– Lemak jenuh 8 gram

– Gula 5 gram

– Garam 800mg

– Vitamin A, B1, B6, B12

Nilai gizi Mie Gaga goreng:

– Energi total 400 kkal

– Protein 9 gram

– Karbohidrat total 59 gram

– Lemak total 14 gram

– Lemak jenuh 6 gram

– Gula 4 gram

– Garam 800 mg

4. Harga

Di Alfamart dan Alfagift, harga Indomie goreng spesial mulai dari Rp3.400* untuk kemasan 80 gram. Sementara itu, Mie Gaga goreng original harganya mulai dari Rp3.600* untuk kemasan 88 gram.

Nah, itulah informasi seputar persaingan Indomie Mie Gaga yang sempat viral beberapa waktu lalu. Sejarah kemunculan hingga perkembangan kedua merek mi instan ini memang menarik, ya? Apalagi masing-masing punya keunggulan dan daya tariknya sendiri.

Sejauh ini, Indomie masih jadi jawara di pasar mi instan Indonesia. Namun, bukan tidak mungkin Mie Gaga mampu mengejar popularitas dan memperbanyak konsumen loyalnya. Menurutmu bagaimana?

Kira-kira mana yang paling kamu suka di antara keduanya? Indomie atau Mie Gaga, nih? Daripada bingung, beli dua-duanya saja untuk stok di rumah! Pilih varian kesukaanmu untuk disantap bersama keluarga.

Kamu bisa belanja Indomie dan Mie Gaga lewat aplikasi Alfagift supaya lebih praktis dan hemat. Ada banyak promo menarik, lho!

Yuk, download aplikasi Alfagift sekarang. Nikmati gratis ongkir sepuasnya tanpa syarat!

*harga bisa berubah sewaktu-waktu dan bisa berbeda di tiap wilayah