Siapa, sih, yang bisa menolak kelezatan cokelat? Makanan satu ini tidak hanya digemari karena rasanya yang lezat dan banyak manfaat cokelat, tapi juga karena jenisnya beragam. Macam-macam cokelat yang tersedia di pasaran memiliki karakteristik tersendiri, mulai dari rasa, tekstur, atau kegunaannya dalam berbagai olahan makanan. Agar kamu mengenal jenis cokelat, yuk, kenali macam-macam cokelat di artikel ini!
Macam-macam Cokelat Berdasarkan Rasa
Tahukah kamu bahwa cokelat sebenarnya terbagi menjadi lima jenis? Ada cokelat murni, cokelat hitam, cokelat susu hitam, cokelat susu, dan cokelat putih. Masing-masing punya komposisi unik yang memengaruhi rasa, tekstur, dan tingkat kemanisannya. Berikut ini perbedaan macam-macam cokelat berdasarkan rasa!
1. Cokelat Alami (100% Chocolate)
Cokelat alami atau yang sering disebut sebagai 100% chocolate merupakan jenis cokelat paling murni karena hanya mengandung satu bahan utama yaitu massa kakao. Massa kakao sendiri adalah cairan berwarna cokelat yang diperoleh dari hasil penggilingan biji kakao hingga menjadi tekstur halus.
Karena tidak mengandung gula atau susu, cokelat alami memiliki rasa yang sangat kuat dan pahit. Beberapa produsen cokelat menambahkan ekstra mentega kakao untuk mengurangi sedikit rasa pahit sekaligus menciptakan tekstur yang lebih lembut saat dikonsumsi. Jenis cokelat ini biasanya digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan cokelat lainnya.
2. Cokelat Hitam (Dark Chocolate)
Cokelat hitam atau dark chocolate adalah salah satu jenis cokelat yang paling sering digunakan dalam industri kuliner. Dengan kandungan cocoa solid yang tinggi, cokelat ini memiliki rasa yang kuat dan sedikit pahit, tetapi tetap nikmat.
Komposisi utama cokelat hitam terdiri dari massa kakao (biji kakao bubuk dan mentega kakao ekstra), gula, lesitin, dan vanila. Persentase kakao dalam dark chocolate berkisar antara 65% hingga 99%. Semakin tinggi kandungan kakao, makin kuat dan intens rasa pahit yang dihasilkan.
Cokelat hitam banyak digunakan dalam berbagai kreasi makanan, mulai dari isian kue, pastry, lapisan luar (coating), glaze, hingga dekorasi kue. Selain itu, cokelat hitam juga bisa diolah menjadi minuman cokelat panas yang nikmat dan menghangatkan.
3. Cokelat Susu Hitam (Dark Milk Chocolate)
Dark milk chocolate memiliki perpaduan unik yang menggabungkan kepekatan cokelat hitam dengan kelembutan cokelat susu. Jenis cokelat ini mengandung kakao dengan persentase antara 50% hingga 70%, tapi juga memiliki tambahan susu bubuk yang membuat teksturnya lebih creamy.
Jika dibandingkan dengan cokelat susu biasa, dark milk chocolate memiliki rasa yang lebih mendekati cokelat hitam karena kandungan kakaonya yang lebih tinggi. Beberapa produsen menambahkan gula untuk menyeimbangkan rasa, tapi ada juga yang hanya mengandalkan manis alami dari susu. Jenis cokelat ini cocok bagi kamu yang menginginkan keseimbangan antara rasa kuat cokelat hitam dan kelembutan cokelat susu.
4. Cokelat Susu (Milk Chocolate)
Sesuai namanya, cokelat susu mengandung susu bubuk yang memberikan rasa manis dan tekstur lebih lembut dibandingkan cokelat hitam. Komposisinya terdiri dari 35% hingga 55% massa kakao, sekitar 20% susu bubuk, dan 20% hingga 25% gula.
Karena kandungan gulanya lebih tinggi, cokelat susu memiliki cita rasa yang lebih manis dan ringan dibandingkan cokelat hitam. Namun, cokelat susu berkualitas baik tidak boleh mengandung lemak nabati seperti minyak sawit, melainkan harus dibuat dengan susu sapi asli.
Cokelat susu umumnya hadir dalam bentuk batangan dan sering digunakan sebagai bahan utama dalam berbagai hidangan penutup (dessert). Selain itu, cokelat ini juga cocok untuk dijadikan sirup cokelat yang bisa dituangkan di atas puding atau es krim.
5. Cokelat Putih (White Chocolate)
Banyak yang bertanya-tanya, apakah cokelat putih benar-benar cokelat? Meskipun tidak mengandung cocoa solid seperti cokelat lainnya, cokelat putih tetap dikategorikan sebagai cokelat karena mengandung cocoa butter.
Cokelat putih biasanya terbuat dari 30% hingga 45% cocoa butter, 25% hingga 40% susu bubuk, dan 25% hingga 55% gula. Karena tidak mengandung cocoa solid, cokelat ini tidak memiliki rasa cokelat yang khas, melainkan lebih creamy dan manis.
Untuk memperkaya rasa, beberapa cokelat putih berkualitas tinggi menggunakan mentega kakao tanpa aroma tambahan dari vanila. Oleh karena itu, cokelat putih sering digunakan sebagai dekorasi kue, isian, glaze, sirup, atau bahkan minuman.
Baca juga: 8 Rekomendasi Merk Coklat untuk Para Sweet Tooth
Macam-macam Cokelat Berdasarkan Bentuk
Cokelat tidak hanya dikategorikan berdasarkan rasanya, tapi juga berdasarkan bentuknya. Berbagai bentuk cokelat ini memiliki kegunaan yang berbeda, baik untuk dikonsumsi langsung maupun diolah menjadi berbagai hidangan. Agar kamu tidak salah pilih, yuk, kenali lebih dalam jenis-jenis cokelat berdasarkan bentuknya di bawah ini!
1. Cokelat Bar

Bentuk cokelat yang satu ini pasti sudah tidak asing lagi. Cokelat bar atau cokelat batangan mudah ditemukan di hampir setiap toko dan siap dinikmati sebagai camilan praktis. Selain itu, cokelat bar juga dapat diolah kembali menjadi berbagai kreasi, seperti cokelat praline, truffle, atau bahkan topping untuk dessert. Dengan menambahkan bahan lain, seperti kacang, buah kering, atau isian lainnya, rasa cokelat bar makin lezat.
2. Cokelat Block

Dalam dunia kuliner, cokelat block sering dijadikan bahan utama untuk membuat kue, dessert, hingga berbagai minuman berbasis cokelat. Berbeda dengan cokelat bar yang bisa langsung dikonsumsi, cokelat block harus dipotong-potong atau dilelehkan terlebih dahulu sebelum digunakan. Berdasarkan kandungannya, cokelat block terbagi menjadi dua jenis, yaitu:
- Cokelat Couverture
Dengan kandungan lemak kakao (cocoa butter) yang lebih tinggi, minimal 31%, cokelat couverture memiliki tekstur yang lebih lembut dan rasa yang lebih intens. Tampilan cokelat ini juga lebih mengkilap setelah dilelehkan sehingga sering digunakan untuk melapisi kue atau membuat praline. Namun, sebelum digunakan, cokelat perlu melewati proses tempering agar tetap stabil dan tidak mudah meleleh pada suhu ruang.
- Cokelat Compound
Dibuat dari bubuk kakao, lemak nabati, dan gula, cokelat compound memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan cokelat couverture. Jenis cokelat ini tidak memerlukan proses tempering sehingga lebih praktis digunakan dalam pembuatan permen atau dekorasi kue. Selain itu, cokelat ini lebih tahan lama karena tidak mudah mengalami fat bloom (adanya lapisan putih akibat perubahan suhu).
3. Cokelat Bubuk

Dalam pembuatan kue dan minuman cokelat, cokelat bubuk atau cocoa powder menjadi bahan yang tidak bisa dilewatkan. Proses pengolahannya dilakukan dengan menghilangkan sebagian besar lemak kakao. Jadi, menghasilkan bubuk halus yang memiliki cita rasa cokelat yang kuat. Cocoa powder ini sering digunakan sebagai bahan utama dalam pembuatan brownies, cake, serta minuman seperti hot chocolate dan mocha.
4. Cokelat Chips

Ukurannya yang kecil dan mungil membuat cokelat chips menjadi pilihan favorit untuk campuran adonan kue, topping es krim, atau hiasan dessert. Menariknya, saat dipanggang, cokelat chips tetap mempertahankan bentuknya sehingga memberikan sensasi lelehan cokelat yang lumer di setiap gigitan cookies atau muffins.
5. Cokelat Koin

Sekilas, bentuk cokelat koin mungkin mengingatkan pada jajanan masa kecil, bukan? Dengan bentuk kepingan kecil, cokelat ini lebih mudah dilelehkan tanpa perlu dipotong-potong terlebih dahulu. Agar lebih praktis digunakan, jenis cokelat couverture sering kali diproduksi dalam bentuk koin, lho! Bentuk ini memudahkan proses pelelehan dan tentunya cocok untuk membuat praline, ganache, atau saus cokelat yang lezat.
6. Cokelat Kibble

Jenis cokelat satu ini mungkin terdengar asing bagi sebagian orang karena tidak sepopuler jenis cokelat lainnya. Cokelat ini berbentuk kotak kecil pipih dan sering ditemukan dalam industri cokelat untuk produksi skala besar.
Setiap jenis cokelat memiliki karakteristik rasa dan kegunaannya masing-masing. Dengan memahami perbedaannya, kamu bisa lebih mudah memilih jenis cokelat yang sesuai dengan kebutuhan, baik untuk konsumsi langsung maupun untuk keperluan memasak. Jadi, jenis cokelat mana yang menjadi favorit kamu?
Baca juga: Coklat Dubai Viral? Asal-Usul dan Cara Membuat Cokelat Dubai
Kini, kamu bisa menemukan macam-macam cokelat berkualitas dari merek terbaik hanya di Alfagift.
Nah, sudahkah kamu download aplikasi Alfagift? Download sekarang di Google Play Store atau App Store dan nikmati kemudahan berbelanja dengan menggunakan aplikasi Alfagift! Jangan lewatkan juga promo menarik di Alfagift yang membuat belanja cokelat makin hemat!
