Home » Makanan » 7+ Manfaat Kacang Panjang untuk Tubuh, Apa Saja?

7+ Manfaat Kacang Panjang untuk Tubuh, Apa Saja?

manfaat kacang panjang

Kacang panjang mungkin sudah tidak asing lagi bagi kamu. Sayuran bernama latin Vigna unguiculata ini termasuk jenis sayuran yang praktis untuk diolah, baik sebagai tumisan, campuran sop, maupun sayur bening.

Selain itu, kacang panjang juga memiliki sifat antioksidan karena mengandung vitamin dan mineral di dalamnya. Peran antioksidan ini adalah melawan radikal bebas yang bisa merusak sel tubuh.

Penasaran apa saja kandungan gizi dan manfaat kacang panjang bagi kesehatan tubuh? Simak ulasannya berikut ini!

Kandungan Gizi Kacang Panjang (Per 100 gram)

Kacang panjang mengandung berbagai zat gizi penting yang berperan dalam menjaga kesehatan tubuh, mulai dari vitamin, mineral, hingga senyawa antioksidan. Kandungan gizinya mampu menjaga sistem imun dan fungsi organ, serta membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk mengenal lebih jauh kandungan gizi di dalamnya. Menurut data dari Komposisi Pangan Indonesia, setiap 100 gram kacang panjang kukus mengandung sejumlah zat gizi sebagai berikut:

  • Air (Water): 88.2 gram
  • Energi (Energy): 39 Kalori
  • Protein (Protein): 3.0 gram
  • Lemak (Fat): 0.6 gram
  • Karbohidrat (CHO): 7.6 gram
  • Serat (Fibre): 1.7 gram
  • Abu (ASH): 0.6 gram
  • Kalsium (Ca): 100 mg
  • Fosfor (P): 91 mg
  • Besi (Fe): 1.2 mg
  • Natrium (Na): 28 mg
  • Kalium (K): 199.0 mg
  • Tembaga (Cu): 0.11 mg
  • Seng (Zn): 0.5 mg
  • Retinol (Vitamin A): 0 mcg
  • Beta-Karoten (Carotenes): 131 mcg
  • Karoten Total (Re): 205 mcg
  • Thiamin (Vitamin B1): 0.02 mg
  • Riboflavin (Vitamin B2): 0.10 mg
  • Niasin (Niacin): 0.3 mg
  • Vitamin C (Vitamin C): 20 mg

Kenali Manfaat Kacang Panjang untuk Kesehatan Tubuh 

 Manfaat Kacang Panjang untuk Kesehatan Tubuh 

Penasaran apa saja manfaat kacang panjang untuk tubuh? Berikut ini penjelasannya, ya.

1. Mencegah Kanker

Melindungi tubuh dari risiko kanker bisa dimulai dengan mengatur pola makan yang tepat. Salah satu upaya yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengonsumsi makanan yang kaya antioksidan, seperti kacang panjang. Sayuran ini mengandung berbagai antioksidan nabati, termasuk flavonoid dan riboflavin (vitamin B2), yang diketahui mampu membantu memperlambat pertumbuhan sel kanker.

Kedua senyawa tersebut bekerja dengan cara melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan dan memperlambat proses mutasi yang bisa memicu kanker. Inilah alasan mengapa mengonsumsi kacang panjang secara rutin bisa menjadi salah satu cara alami untuk menjaga tubuh tetap sehat dan mencegah munculnya penyakit kanker.

Selain antioksidan, kacang panjang juga kaya akan asam folat. Kekurangan asupan asam folat dalam tubuh dapat meningkatkan risiko berkembangnya sel kanker, khususnya pada organ seperti usus besar, leher rahim (serviks), paru-paru, payudara, hingga otak.

2. Membantu Menurunkan Gula Darah

Penyakit gula darah atau diabetes bisa muncul akibat faktor keturunan maupun pola makan yang tidak sehat. Jika tidak ditangani secara tepat, kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan komplikasi serius atau bahkan bisa berujung pada kematian.

Salah satu cara yang dapat kamu coba untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil adalah dengan mengonsumsi kacang panjang secara rutin. Meskipun manfaat ini masih memerlukan penelitian lebih mendalam agar hasilnya lebih akurat, kamu tidak perlu khawatir karena kacang panjang bukan termasuk makanan yang harus dihindari oleh penderita diabetes. Jadi, tidak ada salahnya menjadikan sayuran ini sebagai bagian dari menu harian yang lebih sehat.

3. Menurunkan Asam Urat

Gangguan asam urat bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Penyakit ini terjadi akibat penumpukan kristal monosodium urat (MSU) di jaringan tubuh, sebagaimana dijelaskan dalam Journal of Advance Research. Kondisi tersebut biasanya muncul ketika kadar asam urat dalam darah (serum uric acid/SUA) melebihi ambang normal.

Salah satu cara alami yang bisa dicoba untuk membantu menurunkan risiko asam urat adalah dengan mengonsumsi kacang panjang. Di dalam kacang panjang terdapat kandungan vitamin C sebesar 1000–1499 mg yang dapat menurunkan kadar asam urat hingga 31%, lho!

4. Untuk Mencegah Anemia

Tubuh yang kekurangan sel darah merah atau hemoglobin disebut anemia. Gejalanya bisa berupa rasa pusing, nyeri, hingga tubuh yang terasa lemas berkepanjangan.

Salah satu penyebab umum dari anemia adalah rendahnya kadar zat besi dalam tubuh. Untuk mengatasinya, diperlukan asupan makanan yang kaya akan zat besi.

Mengonsumsi kacang panjang secara rutin dapat membantu memenuhi kebutuhan zat besi harian. Kandungan zat besi dalam sayuran ini berperan penting dalam proses pembentukan sel darah merah sehingga mampu membantu tubuh tetap bertenaga dan terhindar dari anemia.

Baca juga: 10 Makanan yang Mengandung Zinc, Baik bagi Keseimbangan Tubuh

5. Menjaga Kadar Kolesterol dan Jantung

Salah satu nutrisi yang berperan besar dalam menjaga kadar kolesterol adalah serat larut dan bisa ditemukan di dalam kacang panjang. Jenis serat ini dikenal mampu membantu menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL (Low Density Lipoprotein).

Kadar LDL yang berlebihan dalam tubuh dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Ketika kolesterol jahat menumpuk, plak bisa terbentuk di dinding pembuluh darah sehingga aliran darah menuju jantung menjadi terhambat. Kondisi ini dikenal sebagai penyakit jantung koroner, yang merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia.

Kacang panjang juga diketahui mampu mengurangi peradangan pada pembuluh darah dan mendukung fungsi jantung tetap optimal.

Dengan mengonsumsi sekitar 100 gram kacang panjang, kamu sudah bisa mencukupi sekitar 12% kebutuhan serat harian, ya.

6. Mendukung Kehamilan yang Lebih Sehat

Asam folat sangat penting untuk perkembangan janin yang optimal selama masa kehamilan. Dengan asupan folat yang cukup, terbukti dapat menurunkan risiko cacat tabung saraf, seperti anencephaly dan spina bifida, pada bayi yang sedang dikandung. Selain itu, apabila tubuh ibu hamil kekurangan folat bisa menyebabkan malformasi organ tubuh dan jantung pada bayi.

Salah satu cara untuk memenuhi asam folat harian pada ibu hamil adalah dengan mengonsumsi kacang panjang. Pada 100 gram kacang panjang, mampu memenuhi sekitar 15% kebutuhan asam folat harian. Oleh karena itu, mengonsumsi makanan kaya asam folat sejak masa pembuahan hingga selama kehamilan bisa memberikan manfaat besar bagi ibu dan bayi.

7. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Selain rutin berolahraga, mengonsumsi makanan sehat seperti kacang panjang juga bisa membantu memperkuat sistem imun.

Kandungan tiamin atau vitamin B1 dalam kacang panjang berperan penting dalam proses metabolisme energi. Vitamin B1 juga membantu membentuk otot pada dinding saluran pencernaan serta berkontribusi dalam sekresi asam klorida yang dibutuhkan untuk mencerna makanan dan menyerap nutrisi.

Ketika sistem pencernaan bekerja secara optimal, tubuh dapat menyerap lebih banyak nutrisi penting. Dengan begitu, daya tahan tubuh pun akan meningkat secara alami.

Tidak hanya mengandung vitamin B1, kacang panjang juga merupakan sumber vitamin C yang sangat baik. Dalam setiap 100 gram kacang panjang, terdapat sekitar 18,8 mg atau setara dengan 31% kebutuhan harian vitamin C. Nutrisi ini dikenal sebagai antioksidan kuat yang larut dalam air dan berfungsi dalam memperkuat imunitas, menjaga kesehatan pembuluh darah, serta memberikan perlindungan dari penyakit, termasuk kanker.

Konsumsi kacang panjang secara rutin tentu bisa menjadi upaya yang efektif untuk menjaga kesehatan tubuh, terutama bagi anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan agar tetap aktif dan terhindar dari berbagai penyakit.

8. Menjaga Kesehatan Kulit

Menjaga kesehatan kulit bisa dilakukan melalui pola makan yang baik, termasuk dengan memperbanyak konsumsi sayuran. Salah satu sayuran yang dapat mendukung kesehatan kulit adalah kacang panjang.

Kandungan vitamin C di dalam kacang panjang berperan dalam membantu pembentukan kolagen, yang dibutuhkan untuk menjaga struktur kulit, pembuluh darah, serta jaringan ikat seperti ligamen dan tendon.

Beberapa studi menunjukkan bahwa asupan vitamin C dalam jumlah yang cukup dapat membantu mengurangi munculnya garis halus, menjaga kelembapan kulit, dan mendukung proses regenerasi kulit. Vitamin ini juga berperan dalam proses penyembuhan luka serta membantu meredakan kemerahan ringan pada kulit.

Memasukkan kacang panjang ke dalam menu makan harian dapat menjadi salah satu langkah cara untuk membantu menjaga kesehatan kulit dari dalam.

Nah, itu dia manfaat dari kacang panjang untuk kesehatan tubuh. Meskipun penuh gizi, konsumsinya tetap perlu dibatasi dalam jumlah wajar, agar tubuh tetap bisa merasakan manfaatnya secara optimal, ya.

Untuk mendukung pola makan sehat, kamu bisa membeli kacang panjang segar tanpa repot pergi keluar rumah, lho! Cukup belanja melalui aplikasi Alfagift, kamu bisa menikmati kemudahan berbelanja dengan layanan pengiriman instan dan tentunya bebas ongkir! Segera download aplikasi Alfagift sekarang juga di Google Play Store dan App Store, ya!