Minyak kelapa dan minyak sawit adalah jenis minyak yang sering dijumpai di dapur. Meskipun kegunaannya sama-sama untuk memasak, tetapi karakteristik dan kandungan keduanya berbeda.
Perbedaan minyak kelapa dan minyak sawit yang paling mencolok adalah terletak pada warnanya. Minyak kelapa umumnya berwarna putih jernih, sedangkan minyak sawit warnanya kuning keemasan.
Lantas, minyak mana yang paling cocok dipakai sehari-hari? Yuk, cari tahu jawabannya pada artikel berikut!
Apa Bedanya Minyak Kelapa, Sawit, dan Minyak Sayur?
Bagi orang yang setiap hari menyiapkan makanan untuk keluarga atau pribadi, tentu pernah berpikir untuk memilih minyak goreng yang berkualitas. Pasalnya, baik minyak kelapa dan minyak sawit sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan saat digunakan memasak.
Supaya bisa menentukan mana yang sesuai dengan kebutuhan, berikut penjelasan tentang perbedaan minyak kelapa dan minyak sawit.
Minyak Kelapa
Minyak kelapa adalah minyak yang dihasilkan dari daging buah kelapa. Pengolahannya menggunakan metode cold-pressed atau ekstraksi dingin untuk mempertahankan nutrisi di dalamnya.
Minyak kelapa mengandung asam lemak jenuh sekitar 90 persen dan 9 persen lemak tak jenuh. Namun, 50 persen dari asam lemak jenuh tersebut berupa asam laurat yang bisa menjadi antimikroba dan antijamur.
Asam lemak jenuh yang tinggi juga akan membuat minyak kelapa lebih stabil dan tidak mudah teroksidasi. Jadi, minyak tidak akan menghitam ketika dipakai menggoreng berulang kali. Namun setelah digunakan dan suhunya menurun, minyak ini sering kali menjadi padat.
Minyak kelapa lebih cocok untuk memasak pada suhu rendah atau sedang. Misalnya seperti menumis atau menjadi tambahan dalam smoothie.
Minyak Sawit
Minyak sawit berasal dari buah kelapa sawit yang banyak ditemukan di perkebunan negara tropis, seperti Indonesia atau Malaysia. Proses pengolahannya lebih intensif dan telah melalui pemurnian sehingga bebas dari kontaminan.
Di dalamnya terdapat vitamin E yang dapat menjadi antioksidan kuat. Selain itu, kandungan asam lemak jenuh dan tak jenuhnya seimbang sehingga membuatnya tahan terhadap teroksidasi serta tidak mudah tengik.
Umumnya minyak ini berwarna kuning keemasan dan tekstur lebih kental. Dibandingkan dengan minyak kelapa, titik asapnya lebih tinggi sehingga tahan pada api besar. Jadi, minyak sawit cocok dijadikan pilihan untuk menggoreng atau memasak dalam jumlah besar.
Minyak Sayur
Minyak kelapa dan minyak sawit sering kali disebut juga dengan minyak sayur karena sama-sama berasal dari tumbuhan. Namun sebenarnya, terdapat perbedaan antara minyak sayur dan minyak goreng.
Minyak goreng yang terbuat dari kelapa sawit biasanya ditambahkan lemak hewani atau lemak sintesis. Ini akan membuat cita rasa masakan yang dihasilkan menjadi lebih enak dan aromanya khas.
Berbeda dengan minyak goreng, minyak sayur biasanya juga dipakai untuk berbagai kebutuhan. Minyak ini dapat ditambahkan sebagai campuran saus, menumis, dressing salad, bahkan untuk bahan sabun atau produk perawatan kulit.
Minyak Mana yang Cocok untuk Sehari-hari?
Berdasarkan perbedaan minyak kelapa dan minyak sawit di atas, mungkin kamu mulai bertanya-tanya mana jenis minyak yang cocok untuk sehari-hari. Secara umum, minyak yang paling baik untuk memasak adalah yang kandungan lemak jenuhnya rendah.
Mengutip dari Alodokter, minyak jenuh dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, seperti meningkatkan kadar kolesterol, serangan jantung, serta hipertensi. Jadi, pastikan untuk memakai minyak secukupnya, tidak digunakan berulang, dan hindari metode deep frying.
Di antara minyak kelapa dan minyak sawit, kandungan lemak jenuhnya yang lebih rendah adalah minyak sawit. Jadi, akan lebih cocok memakai minyak sawit untuk memasak sehari-hari. Di samping itu, kamu juga bisa memilih jenis minyak sayur lain, seperti minyak kanola atau minyak biji bunga matahari.
Selain memilih jenis minyaknya, kamu juga perlu memastikan penggunaannya agar tidak berlebihan. Imbangi dengan konsumsi makanan rendah lemak dan tinggi nutrisi seperti buah dan sayur.
Pilih Minyak Sesuai Kebutuhan lewat Alfagift
Memilih minyak goreng memang bukan hal yang mudah. Mengingat bahan ini termasuk komponen yang hampir selalu dibutuhkan saat memasak, baik untuk menggoreng atau menumis.
Berdasarkan perbedaan minyak kelapa dan minyak sawit di atas, dapat disimpulkan bahwa kamu tetap bisa memilih kedua minyak tersebut sesuai kebutuhan. Minyak sawit dapat dipakai untuk menggoreng sehingga menghasilkan makanan yang renyah. Untuk tumisan, kamu bisa menggunakan minyak kelapa agar masakan semakin harum dan lezat.
Kamu bisa mendapatkan berbagai merek minyak goreng kelapa dan sawit di Alfagift. Belanja tanpa keluar rumah dengan banyak promo menarik dan gratis ongkir! Yuk, download aplikasi Alfagift dan belanja sekarang!
