Home » Kecantikan » 8 Penyebab Muka Breakout dan Cara Mengatasinya

8 Penyebab Muka Breakout dan Cara Mengatasinya

Penyebab Muka Breakout dan Cara Mengatasinya

Muka breakout bisa menjadi masalah kulit yang sangat mengganggu. Tidak hanya dapat mempengaruhi penampilan fisik, tetapi juga bisa berdampak pada kepercayaan diri seseorang. Breakout dapat disebabkan oleh berbagai faktor internal dan eksternal, seperti kurang konsumsi sayur dan buah, salah memilih skincare, maupun mengalami dehidrasi. 

Bagi kamu yang sedang mengalami breakout, kami akan membagikan penyebab dan cara mengatasinya. Untuk tahu lebih detail, simak artikel di bawah ini!

Penyebab Muka Breakout

Jerawat adalah masalah kulit yang sangat umum, terutama pada remaja. Munculnya jerawat disebabkan oleh beberapa faktor, baik internal maupun eksternal. Ada beberapa jenis jerawat yang bisa muncul jika kita tidak menjaga kesehatan dengan baik. Salah satu kondisi yang memunculkan jerawat adalah breakout.

Penyebab Muka Breakout

Breakout merupakan kondisi kulit mengalami iritasi yang menimbulkan banyak jerawat serta biasanya diikuti dengan gejala kemerahan, gatal, bahkan nyeri pada wajah. Akibatnya, jerawat jadi tidak terkontrol dan muncul dalam jumlah yang banyak di wajah.

Tentu saja hal ini dapat mengganggu kecantikan maupun ketidaknyamanan dalam beraktivitas. Ada sejumlah faktor yang menyebabkan breakout muncul pada muka sebagai berikut. 

Pola Makan Tidak Teratur

Sebum yang berlebihan dapat menyumbat pori-pori kulit dan menjadi lingkungan yang ideal bagi bakteri penyebab jerawat, seperti Propionibacterium Acnes untuk berkembang biak. Akibatnya, kulit menjadi lebih rentan terhadap jerawat dan peradangan.

Makanan dengan indeks glikemik tinggi seperti nasi putih, roti tawar putih, hingga minuman manis atau bersoda juga dapat memicu peradangan sistemik dalam tubuh.

Mengurangi konsumsi makanan dengan indeks glikemik tinggi dan memilih makanan yang lebih rendah gula serta lebih kaya serat dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, mengurangi produksi sebum, dan mengurangi risiko jerawat. 

Pola Makan Tidak Teratur Penyebab Muka Breakout

Dehidrasi

Kulit yang terhidrasi dengan baik akan tampak lebih sehat, kenyal, dan elastis. Dehidrasi tidak hanya membuat kulit terlihat kering dan kusam, tetapi juga dapat memperburuk kondisi kulit lainnya, termasuk jerawat. 

Ketika kulit kekurangan air, lapisan pelindungnya menjadi kurang efektif. Hal ini membuat bakteri dan kotoran lebih mudah masuk ke dalam pori-pori. Dehidrasi juga bisa membuat kulit lebih rentan terhadap iritasi dan peradangan, yang merupakan faktor lain dalam perkembangan jerawat.

Menjaga asupan air yang cukup setiap hari adalah langkah penting dalam perawatan kulit. Selain minum air yang cukup, mengonsumsi makanan yang kaya air, seperti buah-buahan dan sayuran, serta menggunakan pelembap yang sesuai dengan jenis kulit, dapat membantu mempertahankan hidrasi kulit dan mengurangi risiko jerawat.

Salah Pilih Skincare Perawatan Wajah

Menggunakan skincare yang tidak sesuai dengan jenis kulit atau kebutuhan kulit membuat wajah kamu mengalami breakout maupun iritasi. Breakout terjadi ketika produk perawatan kulit yang digunakan mengandung bahan-bahan yang menyebabkan iritasi atau menyumbat pori-pori. 

Misalnya, seseorang dengan kulit berminyak mungkin tidak cocok menggunakan produk yang terlalu berat atau mengandung minyak tambahan. Hal ini bisa memperburuk produksi sebum dan menyebabkan pori-pori tersumbat, yang akhirnya memicu jerawat.

Selain itu, beberapa produk skincare mengandung bahan aktif yang bisa terlalu keras bagi kulit sensitif, seperti asam salisilat, retinoid, atau benzoyl peroxide. Apabila digunakan secara berlebihan atau tidak tepat, bahan-bahan ini bisa menyebabkan iritasi, kemerahan, dan peradangan yang akan memperburuk kondisi kulit. 

Jarang Cuci Muka

Setiap hari wajah selalu terpapar oleh berbagai kotoran, minyak, keringat, dan polusi dari lingkungan. Apabila tidak dibersihkan secara teratur, kotoran dan minyak dapat menumpuk di permukaan kulit dan menyumbat pori-pori. 

Pori-pori yang tersumbat menjadi tempat ideal bagi bakteri untuk berkembang biak. Hal ini membuat jerawat bermunculan. Selain itu, sisa-sisa makeup yang tidak dibersihkan dengan benar juga dapat menyumbat pori-pori dan memperburuk kondisi kulit.

Oleh karenanya, penting sekali untuk cuci muka di pagi hari dan sebelum tidur agar kulit tetap bersih dan mencegah munculnya jerawat. Biasakan untuk selalu membersihkan make up setelah aktivitas agar bakteri tidak menumpuk di permukaan kulit.

Stres

Ketika seseorang mengalami stres, tubuh secara alami akan menghasilkan hormon stres, salah satunya adalah kortisol. Kortisol berfungsi membantu tubuh menghadapi situasi stres, tetapi dampaknya pada kulit bisa menjadi negatif. 

Hormon kortisol dapat merangsang kelenjar sebaceous di kulit untuk memproduksi minyak (sebum) secara berlebihan. Peningkatan produksi minyak ini dapat menyebabkan pori-pori kulit tersumbat, menciptakan lingkungan yang ideal bagi bakteri penyebab jerawat, seperti Propionibacterium Acnes untuk berkembang biak. 

Akibatnya, kulit menjadi lebih rentan terhadap jerawat, komedo, dan peradangan. Selain itu, stres juga dapat memperburuk kondisi kulit lainnya, seperti dermatitis dan psoriasis karena memperlemah fungsi penghalang kulit dan meningkatkan respons peradangan.

Manajemen stres yang baik, seperti melalui olahraga, meditasi, atau hobi yang menyenangkan, penting untuk menjaga kesehatan kulit dan mencegah terjadinya breakout.

Kurang Tidur Penyebab Muka Breakout

Kurang Tidur

Tidur yang cukup sangat penting untuk menjaga keseimbangan hormon dalam tubuh. Ketika tubuh tidak mendapatkan cukup tidur bukan hanya kortisol yang meningkat, tetapi juga terjadi gangguan pada siklus hormonal lainnya yang dapat memperburuk kondisi kulit. 

Kortisol yang meningkat tidak hanya menyebabkan peningkatan produksi minyak, tetapi juga dapat memperlambat proses penyembuhan kulit dan memperburuk peradangan. Akibatnya, jerawat yang sudah ada mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh dan kulit menjadi lebih rentan terhadap iritasi dan infeksi. 

Sel Kulit Mati Menumpuk

Setiap harinya, kulit akan melepaskan sel-sel mati sebagai bagian dari proses regenerasi. Namun, jika sel-sel ini tidak diangkat dengan baik, misalnya melalui eksfoliasi rutin, mereka bisa menumpuk di permukaan kulit dan menyumbat pori-pori. 

Selain bisa memicu jerawat, penumpukan sel kulit mati juga bisa membuat kulit terlihat kusam dan tidak rata. Eksfoliasi teratur, baik dengan scrub fisik atau produk yang mengandung bahan kimia dapat membantu mencegah penumpukan ini, menjaga pori-pori tetap bersih, dan memberikan tampilan kulit yang lebih segar dan sehat.

Kulit Terkontaminasi

Kulit yang terkontaminasi bakteri dapat menjadi salah satu penyebab utama munculnya breakout pada wajah. Kebiasaan seperti sering menyentuh wajah dengan tangan yang kotor atau menempelkan smartphone langsung ke kulit wajah dapat memindahkan bakteri, minyak, dan kotoran dari permukaan tangan atau layar ponsel ke kulit. 

Hal ini meningkatkan risiko pori-pori tersumbat dan infeksi yang pada akhirnya dapat memicu peradangan dan jerawat. Selain itu, benda sehari-hari yang bersentuhan dengan wajah, seperti masker hingga sarung bantal juga dapat menjadi sumber kontaminasi jika tidak dibersihkan secara teratur.

Sarung bantal yang tidak dicuci setidaknya seminggu sekali dapat menumpuk minyak, sel kulit mati, dan bakteri dari kulit dan rambut, yang kemudian dapat berpindah kembali ke wajah saat tidur. 

Menjaga Kebersihan Barang

Menjaga kebersihan benda-benda yang sering bersentuhan dengan wajah, menghindari kebiasaan menyentuh wajah, serta rutin mencuci barang-barang yang sering bersentuhan dengan wajah seperti sarung bantal sangat penting untuk mencegah breakout dan menjaga kesehatan kulit.

Cara Mengobati Muka Breakout

Jerawat memang bisa mengganggu kepercayaan diri. Namun, dengan perawatan yang tepat, jerawat yang timbul akibat breakout muka dapat diatasi jika dilakukan secara konsisten. Berikut adalah 5 cara yang bisa kamu coba:

Menjaga Kebersihan Wajah

Membersihkan wajah secara teratur dengan pembersih yang lembut merupakan langkah pertama yang penting. Cuci wajah dua kali sehari, pagi dan malam untuk menghilangkan minyak berlebih, kotoran, dan sisa makeup. Hindari menggosok wajah terlalu keras karena dapat menyebabkan iritasi.

Menjaga Kebersihan Wajah

Menggunakan Produk Perawatan yang Tepat

Pilih produk perawatan kulit yang diformulasikan khusus untuk kulit berjerawat. Cari produk yang mengandung bahan-bahan, seperti benzoyl peroxide, salicylic acid, atau sulfur. Contohnya: Skintific Masker Wajah Clay Anti Pores & Jerawat Mugwort, Y.O.U Acne Plus e, dan Clean & Clear Fash Wash Foam Anti Jerawat

Bahan-bahan ini dapat membantu membunuh bakteri penyebab jerawat, mengurangi peradangan, dan mengangkat sel kulit mati. 

Hindari Menyentuh Wajah

Menyentuh wajah dengan tangan kotor dapat memindahkan bakteri dan minyak ke kulit, memperparah jerawat. Usahakan untuk tidak sering menyentuh wajah, terutama saat jerawat sedang meradang.

Menggunakan Obat Jerawat

Jika jerawat tidak kunjung membaik dengan perawatan di rumah, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter kulit untuk mendapatkan obat jerawat yang lebih kuat. Dokter mungkin akan meresepkan obat oles atau obat minum, tergantung pada tingkat keparahan jerawat.

Menggunakan Obat Jerawat Breakout

Atur Pola Makan

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pola makan tertentu dapat mempengaruhi munculnya jerawat. Batasi konsumsi makanan yang tinggi gula, lemak jenuh, dan produk susu. Perbanyak konsumsi buah-buahan, sayuran, dan makanan kaya serat.

Perbedaan Muka Breakout dan Purging

Ketika memulai rutinitas perawatan kulit baru, terutama yang mengandung bahan aktif seperti retinol atau asam salisilat, seringkali muncul jerawat kecil-kecil. Banyak orang langsung berasumsi bahwa ini merupakan sebuah reaksi terhadap produk baru atau breakout. Namun, sebenarnya ada kemungkinan ini adalah proses purging. Berikut ini perbedaan breakout dan purging:

CiriPurgingBreakout
PenyebabPenggunaan produk perawatan kulit dengan bahan aktifReaksi alergi atau ketidakcocokan dengan produk
LokasiBiasanya di area yang sering muncul jerawatBisa muncul di mana saja, bahkan di area yang sebelumnya tidak bermasalah
DurasiBiasanya berlangsung 4-6 mingguBisa berlangsung lebih lama dan terus memburuk
Jenis jerawatJerawat kecil-kecil, komedo putih, atau komedo hitamJerawat yang lebih besar, meradang, dan bisa meninggalkan bekas

Nah itu dia, 8 penyebab muka breakout dan cara mengatasinya. Bagi kamu yang memiliki kulit berminyak dan berjerawat, kamu bisa gunakan produk skincare yang dapat membantu mengontrol minyak berlebih, membersihkan pori-pori, dan mengurangi peradangan. 

Dengan aplikasi Alfagift, kamu bisa memesan berbagai jenis produk skincare perawatan wajah, baik untuk kulit kering, berjerawat, maupun normal. Yuk, buruan download aplikasi Alfagift sekarang juga!